Home / LifeStyle / Leisure / Health / Drugs & Desease / Skizofrenia Sekarang Bisa Disembuhkan

Skizofrenia Sekarang Bisa Disembuhkan

Ada kabar menggembirakan bagi para penderita skizofrenia. Penyakit ini sekarang sudah bisa disembuhkan. Hanya saja untuk mendapatkan hasil dalam pengobatan penyakit gangguan jiwa ini, seseorang harus mendapatkan penanganan yang tepat.

“Sudah banyak yang sembuh dan saat ini kembali beraktivitas bersama lingkungannya,” papar psikiater RSUD Arjawinangun, dr Eri Achmad, SpKJ. Menurut dia, yang menentukan tidak hanya dari sisi medis saja tetapi juga keihklasan masyarakat untuk menerima penderita gangguan jiwa yang sudah sembuh di tengah-tengah mereka.

“Stigma masyarakat punya peran besar dalam menstimulus kembali kambuhnya seseorang yang baru sembuh dari penyakit gangguan jiwanya,” tutur dr Eri, usai menunjukkan ruang pemeriksaan dan rawat inap di RSUD Arjawinangun.

Selain itu, kata dia, upaya medis juga berpengaruh besar pada proses penyembuhan penderita skizofrenia. Saat ini, rumah sakit yang mempunyai ruang perawatan khusus bagi penderita gangguan jiwa masih sangat terbatas dan salah satu rumah sakit yang memiliki adalah RSUD Arjawinangun.

“Ketersediaan ruang perawatan dan rawat inap bagi pasien gangguan jiwa di rumah sakit ini tidak terlepas dari kepedulian pemerintah daerah pada 2013 menggelontorkan dana sehingga saat ini RSUD Arjawinangun dapat menjalankan program Relaps Prevention Center untuk pasien Skizofrenia,” ujarnya.

Kepedulian itu, menurut Eri, karena Pemda Cirebon bertekad untuk membebaskan wilayahnya dari para penderita gangguan jiwa yang jumlahnya terus meningkat dan diderita oleh mereka yang masih usia produktif. “Harapan kami, dengan adanya program ini di RSUD Arjawinangun, masyarakat sebagai penerima manfaat bisa menyebarluaskannya kepada masyarakat, sehingga jumlah penderita gangguan jiwa bisa terus dikurangi,” jelasnya.

Menurut Eri, saat ini jumlah pasien yang berkonsultasi dengan dirinya dan tenaga medis di sini, sudah mencapai 100 orang setiap harinya. “Salah satu bentuk upaya kami dalam memberikan dukungan pada para keluarga penderita skizofrenia adalah, tidak perlu takut menerima kenyataan karena penyakit ini sekarang sudah bisa disembuhkan,” tuturnya.

Eri menyebutkan, Skizofrenia adalah gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gejala psikotik seperti halusinasi, ilusi, dan delusi. Gejala tersebut mengubah persepsi pikiran pasien dalam menilai realita. “Pasien yang menderita penyakit ini, mengalami kesulitan untuk membedakan mana yang nyata dan mana yang palsu. Akibatnya, penderitanya akan kehilangan fungsi-fungsinya seperti pekerjaan, sosialisasi, dan merawat diri,” ujar dr. Eri.

Mengenai tingginya peluang sembuh bagi penderita skizofrenia, juga disampaikan Dr dr Nurmiati Amin, SpKJ(K) dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (PDSKJI), saat ditemui di RSUD Arjawinangun, Cirebon.

About Job Palar

Check Also

‘Air Sehat’ dari Semarang

Oleh Martha Sinaga Jakarta, NextID – Covid-19 menuai beragam kisah sedih dan bahagia. Ya, mulai …

Leave a Reply