Home / Auto / Kelas Superport 600 CC, Ngerii…
Aksi pebalap di kelas Super sport 600 cc. Ist

Kelas Superport 600 CC, Ngerii…

Buriram, NextID – Di kelas yang berbeda, ARRC seri Buriram juga mencatat prestasi pebalap Indonesia di kelas supersport 600cc. Pebalap Astra Honda Racing Team binaan AHM lainnya, Gerry Salim dan Dimas Ekky Pratama mempertajam kemampuan balapnya di sirkuit Chang, Buriram yang menjadi tempat perhelatan ARRC seri ke-2 ini. Berbeda dengan seri sebelumnya, sirkuit ini menuntut para pebalap muda ini menguasai teknik akselerasi dan kecepatan yang tepat mengingat sirkuit ini memiliki karakter ‘stop and go.’

Pebalap Gerry Salim yang menjadikan ARRC tahun ini sebagai debut balapnya di kelas 600cc, terus berupaya meningkatkan catatan waktu terbaiknya yang pada seri sebelumnya tercatat sebesar 1:32.224. Kendati sempat mengalami crash di ARRC Johor saat racepertama, Gerry dengan gigih terus melakukan perbaikan di tiap race dan beradaptasi dengan karakter motor 600cc yang ditungganginya.

Pada seri ARRC Buriram ini Gerry start dari posisi ke-14 dan terus meningkatkan performa balapnya, melesat naik di tiap lap yang ditaklukkannya hingga mencapai posisi 8 di lap ke-4 dan berhasil finish pada posisi 6. Pebalap berusia 19 tahun ini juga mampu memperbaiki catatan waktu terbaiknya dari 1:40.524 pada race-1 menjadi 1:40.252 pada race-2.

Melalui peningkatan performa balapnya tersebut, Gerry Salim kini menduduki raihan klasemen sementara pada posisi ke-7 dengan total poin 33. Prestasi anak bangsa ini memberi kebanggaan untuk Indonesia mengingat Gerry Salim bersaing dengan 17 pebalap negara lain seperti Malaysia dan Jepang yang telah menapaki ajang balap Moto 2 dan Moto 3.

“Balapan seri kedua ini cukup penting bagi saya. Saya ingin membuktikan pebalap Indonesia mampu bersaing dengan pebalap-pebalap top yang telah berpengalaman di Moto2 maupun Moto3. Meskipun memulai balapan dari posisi tengah, tapi saya bertekad untuk memacu motor saya sekencang mungkin untuk berkompetisi dengan pebalap-pebalap tangguh di jajaran terdepan. Semoga saya dapat terus meningkatkan posisi di balapan-balapan berikutnya,” ujarnya.

Tak hanya Gerry Salim, rekan satu timnya yaitu Dimas Ekky Pratama semakin memberikan raihan optimal melalui capaian di posisi ke-7 di kedua race ARRC dengan perolehan total poin 40 atau berada di posisi 5 besar klasemen sementara. Pebalap yang juga tengah berjuang di kejuaraan CEV Moto2 European Championship ini memulai balapan dari posisi 13.Dimas Ekky mampu terus meningkat catatan waktu terbaiknya dari 1:40.729 pada race-1 menjadi 1:40.299 pada race-2.

“Balapan kali ini cukup menantang bagi saya karena kondisi badan kurang baik. Di tengah kondisi badan demam, pada awal lap saya sempat mengalami kesulitan untuk menekan lebih awal. Namun saya tidak mau menyerah. Saya berusaha meningkatkan kecepatan untuk melewati pebalap-pebalap lain di depan saya di tengah sampai akhir balapan. Saya senang bisa mempersembahkan posisi 5 besar klasemen sementara untuk masyarakat Indonesia.Hal ini memacu saya untuk lebih baik lagi di balapan berikutnya.”

Tim balap  (AHRT) di kelas Supersport 600cc yang diperkuat kedua pebalap Tanah Air tersebut mampu bersaing dengan tim balap negara lain dengan menempati posisi ke 4 klasemen sementara dengan total poin 46.  Kejuaraan ARRC merupakan gelaran yang berlangsung setiap tahun sejak 1996. Dua pebalap berbakat ini menggunakan motor CBR 600 dengan menuntaskan sebanyak 18 lap di setiap balapannya. Ajang ini merupakan salah satu kelas tertinggi balap Asia untuk menapaki jenjang balap dunia MotoGP.

“Pencapaian para pebalap muda kebanggaan bangsa Indonesia ini akan semakin dipertajam di seri-seri berikutnya untuk terus mengharumkan nama Indonesia di dunia balap internasional.  Hasil balap di seri ke-2 ini akan menjadi lecutan untuk kembali mengasah skill balap dalam memberikan prestasi yang lebih baik lagi,” tutup GM Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustunis Indraputra, Sabtu (7/5).

About Gatot Irawan

Check Also

Ongkos Perawatan Berkala DFSK Gelora E Super Terjangkau

Jakarta, NextID – DFSK Gelora E menjadi kendaraan komersial ringan pertama di Indonesia yang 100 …

Leave a Reply