Wednesday , 22 September 2021
Home / LifeStyle / Property / Design / Furnitur Berbahan Lokal Lebih Menarik dan Bernilai
Dari kiri ke kanan: Para pembicara internasional Julian Reuter (Jerman), Zhu Xiaojie (Tiongkok), dan Golf Jakkapun Charinrattana (Thailand).

Furnitur Berbahan Lokal Lebih Menarik dan Bernilai

Jakarta, NextID – Saat ini banyak produk-produk furnitur yang murah meriah di pasar, mengingat tingginya permintaan produk tersebut. Namun, Rina Renville dari Indonesia Desainer meminta industri di Indonesia tidak hanya melihat pasar yang menginginkan produk dengan harga yang murah tetapi juga harus mempertimbangkan nilai dari produk tersebut.

“Desain merupakan bagian yang penting darisebuah produk furnitur. Desain yang unik, kreatif, dan kental dengan nuansa lokal menjadi daya tarik yang banyak dicari oleh konsumen dalam dan luar negeri,” katanya dalam seminar Penyelenggaraan IFEX 2016 Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) di Jakarta.

Rina melanjutkan, “Kekayaan alam Indonesia yang luas bisa menjadi sumber inspirasi bagi para desainer untuk berinovasi dan berkreasi menciptakan produk-produk yang fenomenal.”

Bak bersambut gayung, Zhu Xiaojie merupakan salah satu desainer yang terkenal di Tiongkok mengatakan bahan karya berbasis bahan baku lokal dapat mengangkat nuansa tradisional dengan nilai tambah estetika seni yang tinggi. “Tren ini bukan hanya sekadar ikut-ikutan, tetapi juga bisa membantu kita untuk menghasilkan ide-ide dalam berkarya,” katanya.

Sementara itu, penyelenggaraan IFEX 2016 Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) menyelenggarakan seminar desain bertaraf internasional dengan tema “Reimagining Craft & Design in Asia” untuk membahas mengenai potensi dan peluang tren pengembangan desain furnitur di dunia. Seminar itu bertujuan untuk untuk meningkatkan wawasan akan tren desain furnitur di dunia, melihat peluang pengembangan desain yang akan datang dan memahami potensi keunggulan desain Asia serta peluang nilai tambah melalui potensi skill dan material dari industri mebel Indonesia.

Seminar itu dihadiri oleh pembicara kelas dunia yaitu Ricky Pesik, Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif sebagai pembicara utama. Sedangkan pembicara lainnya yang hadir antara lain Zhu Xiaojie (Opal Furniture, China), Golf Jakkapun Charinrattana (Thailand), Julian Reuter (Out for Space, Jerman).

“Seminar ini dapat memberikan wawasan kepada para desainer agar potensi desainer bisa terus dikembangkan,” kata Rina.

 

About Adam Rizal

Check Also

5 Tips Beli Furnitur Biar Nggak Nyesel

Jakarta, NextID – Berbelanja furnitur lebih dari sekadar gaya karena ada begitu banyak elemen yang …

Leave a Reply