Tuesday , 21 September 2021
Home / LifeStyle / Leisure / Health / Drugs & Desease / Penyebab Sakit Jantung Bukan Lemak Tetapi….
Ilustrasi Sakit Jantung

Penyebab Sakit Jantung Bukan Lemak Tetapi….

Banyak penelitian menunjukan lemak jenuh dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti stroke, obesitas, ganggunan pembuluh darah dan jantung. Orang yang sedang mengikuti program diet sangat anti dengan makanan yang kaya dengan minyak jenuh. Namun penelitian terbaru ini mengungkapkan lemak jenuh tidak berdampak buruk terhadap kesehatan terutama jantung.

Penelitian itu menganalisis data-data yang menyebutkan lemak sehat adalah lemak tak jenuh ganda seperti minyak bunga matahari. Nyatanya, lemak tak jenuh ganda tidak memiliki efek umum terhadap risiko penyakit jantung. Sebaliknya, lemak susu yang disebut asam margaric justru mengurangi risiko serangan penyakit jantung secara signifikan. Ternyata, lemak jenuh yang tersimpan dalam produk kelapa sawit dan hewan hanya memiliki “sedikit risiko” terhadap penyakit jantung.

Penemuan lainnya, asam lemak omega-3 dan omega-6 tidak memiliki manfaat besar terhadap kesehatan jantung. Dua jenis asam lemak itu ditemukan pada minyak ikan. Dua jenis lemak itu adalah EPA dan DHA. Penelitian itu muncul dibalik kontroversi bahaya gula dan lemak dalam makanan. Lemak sudah lama dituding sebagai penyebab obesitas dan penyakit jantung. Namun beberapa ilmuwan menolak pendapat itu karena gula-lah penyebab penyakit jantung dan obesitas. “Ini adalah hasil yang menarik dan berpotensi merangsang penyelidikan ilmiah baru dan mendorong penilaian pedoman gizi kita,” kata Dr Rajiv Chowdhury dari Cambridge University seperti dilansir Daily Mail.

Dr Chowdury mengatakan penyakit kardiovaskular seperti jantung koroner adalah penyebab utama kematian tunggal dan cacat di seluruh dunia. Pada 2008, lebih dari 17 juta orang meninggal dunia karena penyakit kardiovaskular.

Tahun lalu, kardiolog London, Dr Aseem Malhotra dalam British Medical Journal mengatakan sudah waktunya anda menghapus mitos ancaman lemak jenuh terhadap penyakit jantung. Bukan hanya itu, Malhotra mengungkapkan suplemen gizi tidak memberikan manfaat yang signifikan untuk kesehatan karena nutrisi atau suplemen terbaik berasal dari makanan.

About Adam Rizal

Check Also

MSG Pemicu Kanker, Benar atau Salah?

Jakarta, NextID – Penyedap rasa atau sering kita kenal dengan monosodium glutamat (MSG) sering kali …

Leave a Reply