Home / LifeStyle / Leisure / Corp / Wujudkan Masyarakat Bebas TBC
PENCEGAHAN TBC-Project 1000 Chairman Rotary Club Jakarta Metropolitan Wichard von Harrach, (kedua kiri ), Club President Rotary Club Jakarta Metropolitan Tezaar Firmansyah (kedua kanan) bersama anggota Rotary Club Jakarta Metropolitanmemberi penyuluhan mengenai pemberantasan dan pencegahan penyakit TBC di Kampoeng Betawi, Petukangan Utara, Joglo, Jakarta Selatan.

Wujudkan Masyarakat Bebas TBC

Untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pemberantasan dan pencegahan penyakit TBC, Rotary Club Jakarta Metropolitan menggelar kegiatan Medical Fair yang dikenal dengan “Project 1000”, pada 14-15 November 2015 di Kampong Betawi di Petukangan Utara, Joglo, Jakarta Selatan.

Menurut President Club, Teezar Firmansyah, “Kami terkejut dengan hasil survei bahwa TBC masih dianggap sebagai hal aib terutama oleh kalangan masyarakat di kampung. Oleh karena itu, kami tergerak untuk  mengangkat topik stigma sosial ini dengan harapan untuk membantu program kesehatan dari pemerintah untuk mencapai sasaran yang tepat.”

Fitri, seorang aktivis lokal dari kampung tersebut mengatakan, “Orang di sini memilih untuk menderita sakit daripada berobat ke dokter. Nanti setelah mereka muntah darah sampai sebaskom, mereka baru cari saya untuk minta pertolongan.”

rotari 8-next

Indonesia merupakan negara yang terkena penyakit Tuberculosis nomor 4 di dunia. WHO memperkirakan bahwa di Indonesia setiap tahunnya terjadi 563.000 kasus untuk semua jenis TBC dan 282.000 kasus baru.

Kegiatan Medical Fair ini total estimasi dana terkumpul sebesar kurang lebih Rp. 300 juta. Rotary Club Jakarta Metropolitan juga mengundang beberapa korporasi swasta untuk berperan serta, di antaranya Thiess Contractors Indonesia and Leighton Contractors Indonesia, Global Alliance, RS Hermina, Rumah Edukasi, PT Johnson & Johnson Indonesia, PT Nira Mas, Yayasan Soedarpo, dan Danone.

Dengan kerjasama ini, setiap penduduk yang sudah didata mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan standard dengan penekanan di pemeriksaan TBC.

Selain itu, penduduk juga mendapatkan edukasi tentang TBC, perawatan bayi, cara-cara hidup sehat dan menjaga kebersihan. Mobile Clinic dari Rotary Club Jakarta Metropolitan juga memberikan pemeriksaan USG untuk 20 ibu hamil.

Tidak ketinggalan, permainan kreativitas juga disediakan oleh Rumah Edukasi untuk anak-anak yang menemani keluarganya.

rotari 4-next
Untuk mencapai sasaran, Medical Fair ini didesign sebagai suatu kegiatan masyarakat dimana masyarakat kampung setempat juga diikutsertakan dengan menampilkan kebudayaan betawi, seperti kesenian Marawis dari Madrasah setempat dan bazaar makanan betawi asli.

Dengan dukungan dari aparat pemerintah setempat, RT/RW dan lurah, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi percontohan untuk pemberantasan TBC di Indonesia.

Seperti yang diutarakan oleh Ketua “Project 1000” Wichard von Harrach, “Sesuai dengan nama Project 1000, diperkirakan sekitar 1.000 masyarakat akan menerima bantuan layanan kesehatan tersebut. Kami berharap melalui kegiatan ini, kami dapat membantu terciptakannya lingkungan yang sehat dan kondusif bagi masyarakat sekitar”.

About Job Palar

Check Also

Teluk Pangpang di Bayuwangi “Dihutankan” dengan Mangrove

Banyuwangi, NextID – Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) menanam 20.000 mangrove di Kawasan Ekonomi …

Leave a Reply