Tuesday , 19 October 2021
Home / Auto / Hindari Baut Roda Slek, Begini Cara Ideal Lepas dan Pasang
Diperlukan kehati-hatian agar baut roda tidak dol. Ist

Hindari Baut Roda Slek, Begini Cara Ideal Lepas dan Pasang

Jakarta, NextID – Mengenai perawatan dan perbaikan mobil, tidak lepas dari aktivitas membuka dan memasang baut roda.  Baut pengikat roda memang terlihat biasa saja. Namun baut tersebut menjadi salah satu hal krusial yang berada pada kendaraan.

Pada saat kita perlu untuk melepas atau memaasang baut roda, pastikan kunci roda yang digunakan telah sesuai dengan ukuran baut roda yang terpasang. Kenapa harus sesuai?

“Karena lepas – pasang Baut yang terlihat sepele tetap ada aturannya. Salah sedikit atau ada perbedaan penggunaan toolkit bisa berakibat buruk. Bisa membuat baut menjadi dol,” jelas Samsudin, Aftersales Support PT Astra International – Peugeot, Rabu (15/9).

Bermula dari baut slek (dol) tadi, biasanya karat mudah hinggap di seputar Baut. Meskipun untuk mengatasinya dapat menggunakan produk cairan penetran. Namun kemungkinan akan membuat performa baut pengencang roda tersebut tidak optimal.

Saat ingin melepas atau memasang baut, ada baiknya ikuti aturan yang dilakukan di bengkel resmi Astra Peugeot. Tahapan awal yang mesti dilakukan saat akan melepas  baut roda adalah, lepaskan dulu dop (penutup) baut roda dengan tool penjepit.

Tool penjepit berwarna kuning tersebut sudah tersedia di toolbox. Kemudian untuk lepas – pasang baut roda berjumlah 4 atau 5 pieces di tiap varian Peugeot, gunakan kunci roda yang tersedia di mobil. Biasanya menggunakan kunci roda ukuran 17 atau 19,” imbuh Samsudin.

Selanjutnya yang harus diperhatikan saat pasang baut roda, putar peranti pengunci gunakan jari tangan terlebih dahulu. Alasannya, pakai tangan untuk memastikan baut sudah di posisi alur ulir di rumah roda sudah tepat.

Hindari mengencangkan mur yang ditempatkan langsung di rumah kunci roda. Cara yang sering dilakukan ini beresiko drat pada mur-mur mudah tergerus. Sebab kesalahan pertemuan antara alur ulir mur berpotensi tidak sesuai pada akhirnya. Alhasil mur roda tidak bisa dikencangkan,” pesan Samsudin.

Pemicu lain kerusakan mur roda dapat pula disebabkan oleh tindakan yang salah saat proses lepas-pasang. Seperti yang sering dilihat yaitu menggunakan kaki atau dengan bantuan pipa bulat. Jika posisinya tidak center, hal itu justru menyebabkan bagian luar Mur dol pasca momen puntir berlebihan.

“Padahal, cara paling ideal adalah gunakan kunci momen (torque wrench) jika ada. Dengan alat ini, bisa dipastikan kekencangan mur disesuaikan dengan kebutuhan. Hanya saja alat ini bukan peralatan standar di mobil. Dan menyisatinya cukup dengan kekuatan tangan hingga maksimal, atau pakai batang kunci roda sesuai ukuran standar pabrik,” tutup Samsudin.

About Gatot Irawan

Check Also

GESITS Diekspor ke Senegal

Bogor, NextID – PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) melakukan ekspor perdana Motor Listrik GESITS ke …

Leave a Reply