Sunday , 1 August 2021
Home / Auto / Isuzu Indonesia Siap Gunakan Bahan Bakar B-20
Para narasumber saat diskusi Roadmap Kebijakan Biodiesel di Indonesia yang diglar FORWOT Selasa (27/11). Ist,

Isuzu Indonesia Siap Gunakan Bahan Bakar B-20

Jakarta, NextID – Pada 23 Agustus 2018, Ignasius Jonan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral telah menandatangani peraturan menteri (Permen) ESDM No. 41 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel Dalam Rangka Pembiayaan Oleh Badan Penglola Perkebunan Sawit.

Dalam Peraturan ini disebutkan bahwa badan usaha BBM wajib melakukan pencampuran Bahan Bakar Nabati (BBN) Jenis Biodiesel dengan BBM jenis Minyak Solar sesuai dengan penahapan kewajiban minimal pemanfaatan BBN Jenis Biodiesel yang ditetapkan oleh Menteri.

Badan usaha yang dimaksud adalah: Badan usaha BBM yang memiliki kilang dan menghasilkan BBM jenis minyak solar; badan usaha yang melakukan impor BBM jenis minyak solar.

Dalam permen ini juga diatur mengenai sanksi jika Badan Usaha terkait tidak melakukan pencampuran bahan bakar nabati dengan BBM. Sanksi yang ditegaskan adalah administratif berupa denda senilai Rp 6.000/liter dan pencabutan izin usaha.

Mesin Isuzu
Berkaitan dengan diterapkannya Permen ESDM No. 41, Isuzu merespon dengan baik peraturan tersebut. Kesiapan Isuzu akan hadirnya peraturan ini didukung dengan mesin common rail Isuzu yang sudah siap dengan B20.

“Sebagian mesin Isuzu menggunakan mesin Common Rail yang siap menggunakan B-20 dalam menyongsong implementasi standart emisi EURO 4 pada tahun 2021, tanpa perlu dimodifikasi atau penambahan alat apapun, serta mesin Isuzu pun sudah diuji selama 1.000 jam, dan hasilnya sangat memuaskan dan tidak ada masalah ketika pengujian tersebut berlangsung,” ujar Ernando Demily, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI).

Mesin Common Rail Isuzu tidak membutuhkan pengecekan dan perawatan yang spesial ketika menggunakan bahan bakar B-20. Perawatan mesin sesuai dengan buku panduan pemilik kendaraan, di antaranya adalah:
– Periksa ketinggian oli mesin dengan dipstick secara rutin sebelum memulai menghidupkan mesin
– Cek water sedimentor secara berkala
– Ganti filter solar secara berkala sesuai dengan buku panduan pemilik kendaraan
– Cek kondisi tangki bahan bakar, bersihkan dan lakukan penirisan tangki bahan bakar jika diperlukan

Attias Astril, GM Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia.  Ist
Attias Astril, GM Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia. Ist

Dalam kesempatan acara Diskusi Pintar “Roadmap Kebijakan Biodisel di Indonesia” yang dilaksanakan oleh Forum Wartawan Otomotif, bersama dengan Kementerian ESDM Perindustrian, Attias Asril selaku GM Marketing IAMI mengatakan,“B-20 ini juga tidak mengugurkan warranty claim, sehingga kpnsumen tidak perlu takut karena Isuzu akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik.’’

About Gatot Irawan

Check Also

Honda “Siap Perang” Jelang F1 Grand Prix Hungaria

Budapest, NextID – Tim balap Honda kembali bersiap untuk melakukan balapan F1 Grand Prix Hungaria …

Leave a Reply