Home / Auto / HINO Sentuh Bidang Pendidikan 
Hiroo Kayanoki (tengah) menyerahkan cutting model transmisi kepada dunia pendidikan. Ist

HINO Sentuh Bidang Pendidikan 

Tangerang, NextID – Bertepatan pada acara pembukaan CS Contest 2016 di Pusat Pelayanan dan Suku Cadang PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) di Jatake, Tangerang, PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI), Rabu (16/11)  menyerahkan 11 unit Cutting Model Transmisi MX06S berikut stand kepada Pusat Pelatihan Kerja Pengembangan Industri (PPKPI) Pasar Rebo, Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang dan 8 SMK di Jakarta dan Tangerang.

Sekolah kejuruan yang beruntung yakni SMKN 4 Kota Tangerang, SMKN 2 Kota Tangerang, SMKN 8 Kota Tangerang, SMK Yappika Legok, SMKN 52 Jakarta, SMKN 35 Jakarta, SMKN 4 Jakarta, SMKN 5 Jakarta dan SMK Muhammadiyah 2 Cileungsi.  Cutting Model Transmisi MX06S tersebut telah dikonversikan menjadi simulator untuk menunjang proses belajar mengajar di pusat pelatihan dan sekolah.

Kesebelas komponen simulator tersebut diserahkan secara simbolis oleh Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur HMSI kepada Kepala PPKPI Pasar Rebo, Kepala BLK Kota Tangerang dan Kepala Sekolah dari SMK di Jakarta dan Tangerang.

“Pendidikan merupakan pangkal tolak yang penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap untuk bekerja dalam industri. Semoga ini dapat dimanfaatkan sepenuhnya dengan tujuan semakin mendekatkan teori dalam pendidikan dengan praktek nyata dalam industry,” ujar Hiroo Kayanoki.

Dengan adanya komponen simulator ini, diharapkan pembelajaran mengenai transmisi menjadi menarik sehingga siswa dapat memahami secara aktual mengenai sistem kerja transmisi truk.

Pada prakteknya, hanya sebagian kecil SMK yang mengajarkan pengetahuan mengenai truk dan mesin diesel secara mendalam sedangkan industri otomotif yang bergerak dalam bidang produksi, penjualan dan pelayanan purna jual truk dan mesin diesel memerlukan tenaga kerja yang handal dan siap kerja. “Di sini terdapat kesenjangan antara keterampilan lulusan siswa jurusan otomotif yang tersedia dengan kebutuhan industri otomotif,” ujar Kayanoki.

Oleh karenanya, Hino Indonesia berusaha untuk menjebatani kesenjangan ini dengan melaksanakan berbagai kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan, khususnya pendidikan otomotif.

Tahun lalu, Hino Indonesia pernah melaksanakan kegiatan CSR dengan PPKPI Pasar Rebo dengan memberikan 1 unit mesin W40D sebagai simulator pembelajaran, melaksanakan Pelatihan untuk Pelatih dan Pelatihan bagi Pengemudi dan Mekanik. Hino Technician Management Trainee (HTMT) dilaksanakan secara berkala untuk melatih siswa lulusan SMK yang terpilih agar memiliki kompetensi dalam melakukan perawatan dan perbaikan kendaraan Hino. Hino Indonesia juga memberikan komponen simulator kepada Institut Teknologi Bandung (ITB) serta SMK-SMK lain di Kabupaten Purwakarta.

 

About Gatot Irawan

Check Also

Sosok Final Honda SUV RS Concept di GIIAS 2022

Tangerang, NextID – Setelah pada tahun lalu menampilkan Honda SUV RS Concept, Honda menampilkan wujud …

Leave a Reply