Tuesday , 19 October 2021
Home / Auto / “Kemanjaan” yang Berbudaya
Tamu di Lexus Lounge dihibur oleh alunan musik tradisional Sasando. Ist

“Kemanjaan” yang Berbudaya

BSD City, NextID – Pada acara GIIAS 2016 kali ini, booth Lexus mengusung tema Visionary Anticipation yang merupakan suatu hasil dari akulturasi budaya Indonesia dan Jepang. Booth Lexus terletak di Hall 5D Gedung Indonesian Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang seluas 1.092 meter persegi.

Pada sisi eksterior, Lexus Indonesia memamerkan mobil pada segmen SUV, yaitu Lexus LX, RX, dan NX. Pada segmen Sedan, Lexus menampilkan Lexus LS, ES, GS. Juga menampilkan dua mobil konsep yang menjadi brand presentation Lexus Indonesia di GIIAS 2016, yaitu Lexus LF-FC (Lexus Future-Fuel Cell) dan Lexus RC-F GT3.

Yang unik tapi juga menarik, di sini pengunjung akan memperoleh pengalaman tak terlupakan karena mata, hidung, telinga, tangan dan kaki akan dimanjakan oleh perpaduan keagungan akulturasi budaya tersebut.

GM Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja mengatakan booth Lexus tersebut dirancang dengan matang dan rinci sehingga setiap sisinya memiliki makna terkait dengan filosofi Omotenashi yang berarti melayani dengan ketulusan dan sepenuh hati, yang dipadu dengan keagungan  karya budaya lokal.

 “Menggunakan semangat yang diambil dari konsep Lexus Global Booth, yaitu bernuasa modern dan dinamis saat dilihat dari luar. Namun, pada bagian interior kami menampilkan sesuatu yang spesial berupa paduan budayaIndonesia dan Jepang yang diharapkan dapat memberikan semangat dan juga kehangatan di dalam booth.,” kata Adrian Tirtadjaja, Jumat (12/8).

Ornamen batik kawung menghiasi ruang di salah satu sudut booth Lexus Indonesia di GIIAS 2016.  Ist
Ornamen batik kawung menghiasi ruang di salah satu sudut booth Lexus Indonesia di GIIAS 2016. Ist

Akulturasi budaya lokal Indonesia dan budaya Jepang, dapat dilihat dari sisi interior pada booth yang menggunakan  bahan dasar bambu dan menonjolkan ornamen khas Indonesia berupa batik bermotif   Kawung yang merupakan simbol dari keramahan, dedikasi serta loyalitas.

Batik bermotif Kawung terkenal di keluarga Kesultanan karena selama ratusan tahun digunakan oleh para abdi dalemdi Keraton. Abdi dalem merupakan orang-orang pilihan yang bertugas melayani Sultan dan keluarganya dari waktu ke waktu dengan penuh ketulusan, hal ini sejalan dengan semangat Omotenashi.

Kawung juga dikenal sebagai salah satu jenis buah tropis, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai  buah kolang-kaling. Jenis buah ini memiliki kulit yang tebal dan keras, akan tetapi buah yang berada di dalamnya bertekstur lembut.Batik Kawung menjadi inspirasi Lexus Indonesia untuk melayani pelanggan dengan ketulusan dan loyalitas tinggi. Sedangkan kulit keras buah Kawung menggambarkan kegairahan, keyakinan serta daya tahan. Sementara buah lembut mewakili ketulusan dan kehangatan.

Lexus Omotenashi Lounge di GIIAS 2016.  Ist
Lexus Omotenashi Lounge di GIIAS 2016. Ist

Nuansa budaya Jepang digambarkan pula dengan sangat apik melalui taman dan musik yang menenangkan di dalam area lounge, serta hamparan putting green golf – yang menjadi hal yang benar benar baru dan pertama kali di GIIASyang mencerminkan kedinamisan hidup. Hal tersebut menggambarkan filosofi Zen dalam budaya Jepang sebagai refleksi ketenangan, kehangatan dan kebahagiaan.

Lexus Indonesia menginginkan pengunjung merasakan suasana hangat dan kekeluargaan, seperti prinsip Omotenashidimana pelanggan sejak melangkahkan kaki untuk pertama kali memasuki booth langsung merasakan pelayanan dengan sepenuh hati.

“Intinya kami tak hanya menghadirkan kehebatan teknologi Lexus, tapi juga booth yang mampu menggambarkan prinsip Lexus dalam melayani pelanggan dengan sepenuh hati. Hal ini yang membedakan booth Lexus dengan brand premium lainnya,” ujar Adrian Tirtadjaja.

 

About Gatot Irawan

Check Also

40 Tahun Inovasi dan Kesuksesan Peugeot Sport

Jakarta, NextID – Peugeot Global terus melakukan langkah inovasi. Tidak terkecuali pada divisi Peugeot Sport …

Leave a Reply