Tokyo, NextID – Berbagai distributor Toyota dari seluruh dunia diajak oleh Woven by Toyota (WbyT) untuk mengunjungi Toyota Woven City dalam event Kakezan di Susono Jepang, Kamis – Jumat (23-24/4). Toyota Woven City adalah kota yang didedikasikan sebagai tempat uji coba solusi mobilitas masa depan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mewujudkan safe mobility society melalui integrasi manusia, teknologi mobilitas, dan infrastruktur.
“Toyota Woven City berfungsi sebagai rumah bagi penduduk dan peneliti kelas dunia yang diberi kesempatan mengembangkan berbagai teknologi mobilitas masa depan seperti mobil otonom, personal mobility, hingga infrastruktur lalu lintas. Toyota bersama stake holders lainnya dapat menguji dan melatih secara langsung riset yang ada secara terintegrasi dalam ekosistem kota lewat segala bentuk aktivitas manusia, dan berupaya untuk memaksimalkan potensinya demi menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik” jelas President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Takuya Yokohama
Toyota Indonesia bertransformasi dari perusahaan kendaraan menjadi perusahaan mobilitas (mobility company) di tahun 2018. Faktor penting yang mendasari transformasi ini adalah kemauan untuk terus belajar memahami kebutuhan pelanggan yang beragam dan kompleks.

Melalui Total Mobility Solution, Toyota menghadirkan solusi yang dapat memenuhi keberagaman mobilitas pelanggan dengan mudah, aman, dan nyaman, serta dilengkapi sarana pendukung yang memadai.
Dengan inisiasi “Hybrid EV untuk Semua”, populasi Hybrid EV Toyota semakin besar dan diminati pelanggan karena merupakan solusi mobilitas ramah lingkungan yang paling relevan dan mudah. Beberapa mobil hybrid Toyota juga diproduksi lokal dan menjadi yang terlaris di segmennya. Yaitu Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Yaris Cross Hybrid EV, dan New Veloz Hybrid EV dengan harga yang lebih terjangkau.
Di era Internet of Things (IoT), aplikasi mToyota membuat pelanggan selalu terhubung dengan produk dan layanan Toyota secara personal, mendukung mobilitas 24 jam penuh, dan menguatkan posisi Toyota sebagai mobility company dengan aplikasi teknologi canggih yang Human-Centered.
Sementara itu, Toyota Safety Sense (TSS) yang tersedia di berbagai model Toyota di Indonesia merupakan teknologi keselamatan pintar yang memanfaatkan sensor, kamera, dan radar untuk membantu pengemudi, meningkatkan keselamatan, serta mengurangi risiko kecelakaan. Pengembangan teknologi ini juga menjadi salah satu fokus pengujian Toyota di Woven City sebagai bagian dari upaya menghadirkan masa depan mobilitas yang lebih aman dan terintegrasi.

Woven City Sebagai Test Course for Mobility
Ide Woven City sebagai test course for mobility pertama kali diumumkan di event Consumer Electronics Show (CES) 2020. Launching pada bulan September 2025, luas area tahap 1 sekitar 50.000 m2 dan direncanakan menjadi sekitar 708.000 m2 di masa depan. Jumlah penghuni tetap fase 1 adalah sekitar 360 orang mencakup karyawan dan peneliti Toyota, yang akan terus bertambah menjadi sekitar 2.000 orang.
Mereka terdiri atas Inventor (Penemu) berbagai produk dan layanan inovatif dengan obyektif untuk mengubah dunia mobilitas menjadi lebih aman, terbuka, dan mudah. Berikutnya adalah Weaver (Penenun), yakni penduduk dan pengunjung Woven City yang berasal dari berbagai latar belakang yang diharapkan membawa perspektif unik dalam menciptakan produk dan layanan inovatif bersama para Inventor.
Menurut data, kebutuhan listrik kota dihasilkan oleh fuel cell (sel bahan bakar) bertenaga hidrogen yang menjadi sumber energi utama, mirip teknologi pada Toyota Mirai. Seluruh ekosistem mulai dari masyarakat, bangunan, hingga kendaraan terhubung dan saling berkomunikasi melalui data dan sensor. Hal ini memungkinkan Toyota untuk menguji teknologi terintegrasi secara real-time dengan dukungan AI, baik di dunia virtual maupun fisik, guna memaksimalkan manfaatnya bagi masyarakat.

Filosofi Kakezan di Toyota Woven City
Istilah Kakezan dalam bahasa Jepang berarti “perkalian”, melambangkan visi Toyota untuk mengalikan atau melipatgandakan kekuatan bersama mitra lain demi menghasilkan inovasi dengan manfaat yang masif. Yang menarik, Toyota Woven City menyatukan komunitas yang beragam dengan semangat yang sama untuk masa depan mobilitas. Toyota memberdayakan Inventor dengan infrastruktur uji coba yang dirancang untuk mendorong inovasi dan mempercepat pengembangannya.
Ekosistem ini membebaskan para Inventor dari keterbatasan metode inovasi konvensional dengan melihat bagaimana produk dan layanan mereka terintegrasi ke dalam kehidupan sehari-hari secara nyata. Sehingga penduduk dan pengunjung dapat memberikan feedback secara langsung kepada para Inventor.
Membangkitkan Kembali Kakezan
Toyota Woven City menerapkan model AI canggih di seluruh kota yang mendukung penciptaan produk dan layanan yang meningkatkan kehidupan masyarakat. Hal ini dilatarbelakangi oleh keyakinan bahwa AI bukan menggantikan manusia, namun justru melengkapi intuisi dan kemampuannya.
AI Vision Engine adalah model dasar AI skala besar yang memungkinkan kota untuk memahami dan merespons kondisi dunia nyata secara real-time. Dengan menggabungkan data visual, perilaku, dan lingkungan dari sumber-sumber seperti kamera, sistem mobilitas, dan masukan pengguna, ia mengidentifikasi pola, mendeteksi potensi risiko, dan memungkinkan tindakan terkoordinasi di seluruh sistem yang terhubung untuk meningkatkan keselamatan.

Integrated ANZEN System dibangun di atas kemampuan AI Vision Engine yang menggabungkannya dengan teknologi AI lainnya, termasuk Woven City Behavior AI dan Woven City Drive Sync Assist. Woven City Behavior AI menafsirkan dan memprediksi pola perilaku manusia, sementara Woven City Drive Sync Assist memberikan bantuan mengemudi berdasarkan kebutuhan pengemudi dan kondisi lingkungan sekitarnya.
Dengan menganalisa data kamera dari kendaraan dan lampu lalu lintas, sistem ini dapat memahami pergerakan, mengantisipasi perilaku. Selanjutnya sistem akan memberikan informasi kepada pejalan kaki dan pengemudi untuk mendukung ketenangan pikiran, baik di jalan maupun di luar jalan. Teknologi ini memungkinkan manusia, teknologi mobilitas, dan infrastruktur untuk beroperasi sebagai satu sistem terkoordinasi, sehingga meningkatkan keselamatan semua orang.
Toyota melihat bahwa perkembangan solusi mobilitas di masa depan akan sangat dipengaruhi oleh kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Inovasi teknologi berbasis AI tidak hanya mempermudah aktivitas manusia, namun juga memberikan nilai tambah seperti lebih inklusif, lebih aman, lebih nyaman, dan lebih bermanfaat.
“Dengan dukungan teknologi canggih yang terus dikembangkan, produk dan layanan Toyota dirancang untuk dapat terus diperbarui baik dari sisi kapabilitas maupun pendekatan sehingga selalu relevan dan dapat diandalkan oleh Masyarakat. Lebih dari itu, seluruh inovasi ini merupakan bagian dari komitmen Toyota dalam mewujudkan ‘Mobility for All’ secara global,” jelas Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily.
NextID What's Next ?
