Home / Auto / Volvo Recharge Laris Terjual Sebelum Beroperasi Penuh
Penjualan Volvo Cars Indonesia telah melebihi proyeksi awal di Indonesia dengan melampaui 100 unit pertama sebelum peluncuran resmi showroom pertamanya. Salah satu unit yang laris: C40. Ist

Volvo Recharge Laris Terjual Sebelum Beroperasi Penuh

Jakarta, NextID – Volvo Cars Indonesia asli welcome back, dan sontak umumkan akan resmi menjadi anggota GAIKINDO pada Mei ini, sekaligus pembaruan sementara aktivitas operasionalnya di Indonesia. Yang menarik, penjualan Volvo Cars telah melebihi proyeksi awal di Indonesia dengan melampaui 100 unit pertama sebelum peluncuran resmi showroom pertamanya.

“Fakta bahwa Volvo telah melampaui angka penjualan 100 unit pertama selagi terjadinya tren penurunan penjualan mobil di industri mensinyalir bahwa pasar di Indonesia siap menerima kehadiran mobil listrik di segmen luxury.  C40 dan XC40BEV adalah dua model paling populer, berkontribusi sebesar 50% dari total penjualan dan terus meningkat secara tren,” ucap Yoshiya Horigome, Presiden Direktur Volvo Cars Indonesia, Jumat (18/5).

“Kami ingin membangun brand Volvo Cars dengan meyakinkan pelanggan akan fondasi nilai-nilainya yang unik – safety, kualitas, dan benefit bagi lingkungan – alih alih mengandalkan gimmick seperti diskon untuk menarik minat pelanggan. Tujuan kami bersifat jangka panjang: yaitu menjadikan Volvo Cars yang paling direkomendasikan oleh pelanggan,” imbuhnya.

Bengkel dan pusat pelayanan Volvo Cars Soeroso direncanakan akan dibuka pada bulan Juli ini untuk memastikan operasi layanan purna jual telah siap sebelum pembukaan pembukaan showroom pada bulan Agustus. Service center akan menyediakan charging station berkapasitas 22 kWh dan berencana untuk terus menambahkan jumlah station kedepannya untuk mengatasi kekhawatiran pelanggan tentang perlunya mengisi daya kendaraan saat bepergian.

Yang ini piawai di medan offroad: XC40BEV. Ist

Bengkel dan pusat pelayanan menggunakan panel surya untuk mengurangi konsumsi listrik dan sistem pengolahan air hujan untuk mengurangi dampak lingkungan dari operasinya. Tindakan ini sejalan dengan komitmen Volvo kepada environmental sustainability (keberlanjutan lingkungan).

“Menjadi brand yang mempionirkan penetrasi kendaraan listrik dan kendaraan hibrida plug-in (EV dan PHEV) di segmen luxury membawa tanggung jawab besar bagi Volvo Cars dalam menetapkan standar kepuasan pelanggan. Volvo Cars bertujuan menciptakan pengalaman kepemilikan yang peka akan kebutuhan pelanggan untuk mendapatkan kepercayaan jangka panjang dari pelanggan,” Yoshiya Horigome menyimpulkan.

About Gatot Irawan

Check Also

JAECOO J5 EV Kian Berkibar di Puncak

Jakarta, NextID – JAECOO J5 EV kembali mempertahankan posisinya sebagai mobil listrik terlaris di Indonesia untuk …

Leave a Reply