Home / Auto / BAIC T1 Resmi Hadir di Indonesia
BAIC T1 resmi mengaspal di Indonesia, Kamis (9/7) sebagai kendaaan listrik (BEV) pertama BAIC Indonesia. (GI)

BAIC T1 Resmi Hadir di Indonesia

Tangerang, NextID – PT JIO Distribusi Indonesia (JDI), APM BAIC di Indonesia, resmi meluncurkan BAIC T1, kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama BAIC di Indonesia, Kamis (9/7). Melalui peluncuran ini, BAIC Indonesia menargetkan penjualan 1.000 unit hingga akhir tahun 2026 dengan sasaran meraih 16% pangsa pasar di segmen Premium Hatchback Crossover EV, sekaligus menandai dimulainya strategi New Energy Vehicle perusahaan.

Kinerja positif BAIC Indonesia sepanjang tahun 2026 turut menjadi landasan perusahaan dalam memperluas portofolio produknya ke segmen kendaraan listrik. Sepanjang Semester I 2026, BAIC Indonesia berhasil membukukan penjualan wholesales sebanyak 382 unit, atau meningkat 91% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut data, pertumbuhan tersebut didorong oleh penerimaan positif masyarakat terhadap jajaran produk BAIC yang dipasarkan di Indonesia. BAIC BJ30 menjadi kontributor terbesar dengan penjualan 214 unit, atau berkontribusi sekitar 56% dari total penjualan BAIC Indonesia selama Semester I 2026. Pencapaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya minat konsumen terhadap SUV hybrid BAIC yang menawarkan kombinasi performa, efisiensi bahan bakar, serta teknologi modern.

Sementara itu, BAIC BJ40 Plus mencatatkan penjualan 119 unit, menyumbang sekitar 32% dari total penjualan. Model SUV 4×4 andalan BAIC tersebut terus mendapatkan respons positif dari konsumen yang menginginkan kendaraan dengan kemampuan off-road sekaligus kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.

Jajaran manajemen BAIC Indonesia. (GI)

Adapun BAIC X55 II membukukan penjualan sebanyak 49 unit, melengkapi portofolio BAIC di segmen SUV modern dengan desain dinamis dan teknologi berkendara yang kompetitif.

Pencapaian tersebut menunjukkan, strategi BAIC Indonesia dalam menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar mulai menunjukkan hasil yang positif. Dengan pondasi bisnis yang semakin kuat melalui lini Internal Combustion Engine (ICE) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV), BAIC Indonesia optimistis kehadiran BAIC T1 sebagai kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama BAIC di Indonesia akan semakin memperluas basis pelanggan sekaligus memperkuat pertumbuhan perusahaan di era New Energy Vehicle.

NEV Tumbuh Signifikan

Sejak tahun 2021 hingga 2025, pasar kendaraan New Energy Vehicle Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Segmen Hybrid Electric Vehicle (HEV) tumbuh sebesar 59%,  diikuti Battery Electric Vehicle (BEV) tumbuh 78%, serta Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) sebesar 342%. Pertumbuhan tersebut memperlihatkan bahwa adopsi kendaraan New Energy Vehicle di Indonesia semakin matang, didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat, dukungan pemerintah, serta berkembangnya infrastruktur kendaraan listrik.

“Peluncuran BAIC T1 merupakan langkah strategis kami dalam memasuki era New Energy Vehicle di Indonesia. Kami tidak sekadar menghadirkan kendaraan listrik baru, tetapi membangun fondasi jangka panjang bagi BAIC Indonesia untuk terus berkembang bersama perubahan kebutuhan konsumen dan perkembangan industri otomotif nasional,” ujar Dhani Yahya, COO JDO, dalam sambutannya.  

Dhani Yahya – COO JDO (kanan) menjawab rasa penasaran jurnalis. (GI)

Pertumbuhan pasar kendaraan listrik murni (BEV) di Indonesia yang mencapai 78% menunjukkan bahwa New Energy Vehicle bukan lagi sekadar tren, melainkan arah masa depan industri otomotif. “Kami melihat momentum ini sebagai peluang besar bagi BAIC untuk menghadirkan portofolio New Energy Vehicle yang semakin lengkap,” imbuhnya.

Hadir Lengkap

Dhani membeberkan, strategi yang digunakan sederhana, yaitu membangun BAIC sebagai brand dengan portofolio kendaraan yang lengkap di Indonesia. “Hari ini kami telah menghadirkan kendaraan bermesin konvensional (ICE), Hybrid Electric Vehicle (HEV), dan kini Battery Electric Vehicle (BEV) melalui BAIC T1,” ucapnya.

“Ke depan, kami akan terus memperluas jajaran kendaraan New Energy Vehicle, mulai dari SUV, sedan, hingga MPV, termasuk teknologi PHEV dan REEV, sehingga konsumen Indonesia memiliki lebih banyak pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka,” ujarnya.

Kehadiran BAIC T1, jelasnya, juga menunjukkan kesiapan strategis BAIC Indonesia dalam menghadirkan produk yang tepat, dengan value proposition yang kuat serta harga yang kompetitif bagi pasar Indonesia. Sebagai langkah awal, BAIC T1 dipasarkan melalui skema Completely Built-Up (CBU) untuk mempercepat penetrasi pasar dengan harga kompetitif setara kendaraan Completely Built Up (CKD).

“Selanjutnya, kami menargetkan tingkat kandungan lokal atau CKD hingga 60% pada tahun 2027 sebagai bagian dari komitmen jangka panjang kami terhadap industri otomotif Indonesia dan pengembangan ekosistem kendaraan New Energy Vehicle nasional,” ungkapnya.

“Kami yakin strategi ini tidak hanya akan memperkuat positioning BAIC sebagai salah satu pemain New Energy Vehicle di Indonesia, tetapi juga memperluas basis pelanggan, meningkatkan daya saing perusahaan, serta mendorong pertumbuhan market share BAIC secara berkelanjutan. Peluncuran BAIC T1 menjadi awal dari komitmen jangka panjang kami untuk terus menghadirkan inovasi, membangun portofolio New Energy Vehicle yang lengkap, dan menyediakan solusi mobilitas yang relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Dhani lebih jauh.

Soal target penjualan, menurutnya, BAIC Indonesia mematok angka penjualan 1.000 unit BAIC T1 hingga akhir tahun 2026 dengan target meraih 16% pangsa pasar di segmen Medium Hatchback EV. Sebelum diperkenalkan secara lebih luas pada GIIAS 2026, BAIC Indonesia membuka program Pre-Booking BAIC T1 pada 9–30 Juli 2026.

16 Dealer

Sejak resmi beroperasi pada tahun 2024, BAIC Indonesia terus memperkuat fondasi bisnisnya melalui berbagai inisiatif strategis. Setelah tidak berhenti menghadirkan produk-produk yang sesuai dan dapat menjawab kebutuhan masyarakat, upaya untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat di seluruh penjuru Indonesia juga senantiasa dilakukan.  

“Daleman” BAIC T1 yang ringkas dan canggih. (GI)

Dalam waktu kurang dari dua tahun, BAIC telah membangun 16 jaringan dealer resmi di berbagai kota. Hingga akhir tahun 2026, perusahaan akan memfokuskan menambah enam dealer baru di wilayah Jabodetabek dan berkomitmen akan membuka total 22 jaringan dealership hingga akhir tahun 2026.

About Gatot Irawan

Check Also

BAIC T1 – “Sumber Listrik Berjalan”

Jakarta, NextID – Sebagai kendaraan yang mengusung filosofi “The Spacious Smart EV”, BAIC T1 dibekali …

Leave a Reply