Jakarta, NextID – BAIC Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain otomotif yang serius di pasar Indonesia melalui strategi bisnis yang semakin agresif di tahun 2026. BAIC kini menegaskan arah pengembangannya melalui ekspansi jaringan, penguatan lini produk hybrid, dan persiapan masuk ke era kendaraan listrik penuh (Battery Electric Vehicle/BEV).
Sejak awal tahun 2026, BAIC Indonesia menunjukkan momentum pertumbuhan yang solid. Salah satu kontributor utama datang dari BAIC BJ30 Hybrid, yang mencatat peningkatan penjualan rata-rata hampir dua kali lipat di kuartal kedua dibandingkan kuartal pertama tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa pasar Indonesia semakin menerima solusi kendaraan elektrifikasi yang praktis dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari.
Pertumbuhan ini juga sejalan dengan tren nasional kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Dalam periode 2020 hingga 2025, pasar New Energy Vehicle (NEV) mencatat pertumbuhan sebesar 178%, dengan Battery Electric Vehicle (BEV) tumbuh 316% dan Hybrid Electric Vehicle (HEV) meningkat 133%. Melihat tren ini, BAIC telah mulai memperkenalkan teknologi HEV di Indonesia sejak tahun 2025, dan kini bersiap untuk melangkah lebih jauh dengan menghadirkan kendaraan listrik murni (EV) dalam waktu dekat. Melalui strategi ini, BAIC mengusung pendekatan bertahap namun lengkap dalam perjalanan elektrifikasi.
“Kami percaya perjalanan menuju elektrifikasi tidak harus instan. Karena itu BAIC hadir dengan strategi yang lengkap: Hybrid Today, Electric Tomorrow. Hari ini kami menawarkan solusi hybrid yang efisien dan praktis, dan dalam waktu dekat kami akan membawa pilihan full electric untuk konsumen Indonesia,” ujar Dhani Yahya, CEO BAIC Indonesia, Rabu (1/7).

Saat ini, lini produk BAIC Indonesia telah diperkuat oleh tiga pilar utama:
- BAIC X55 II sebagai SUV urban turbocharged dengan performa tinggi dan desain modern.
- BAIC BJ30 Hybrid sebagai solusi hybrid cerdas untuk keluarga modern.
- BAIC BJ40 Plus sebagai ikon SUV adventure dengan kapabilitas off-road sejati.
Langkah berikutnya adalah memperluas portfolio melalui kendaraan listrik murni (EV), sebagai bagian dari visi jangka panjang BAIC untuk menghadirkan pilihan mobilitas yang lebih lengkap bagi konsumen Indonesia.
“Dalam waktu dekat, BAIC Indonesia akan memperkenalkan model EV pertama di Tanah Air, yang akan menjadi simbol babak baru transformasi brand ini di Indonesia. Kehadiran model ini akan memperkuat positioning BAIC sebagai brand yang tidak hanya fokus pada SUV konvensional dan hybrid, tetapi juga siap masuk ke era elektrifikasi penuh. Rencana masuknya EV BAIC ke Indonesia sendiri telah menjadi bagian dari roadmap perusahaan tahun ini,” ujarnya.
Model EV terbaru ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas urban modern dengan menggabungkan desain progresif, teknologi pintar, kenyamanan kabin luas, serta efisiensi energi yang relevan dengan gaya hidup masyarakat perkotaan masa kini. Tanpa mengungkap detail penuh, BAIC memastikan bahwa model ini akan membawa DNA baru bagi brand BAIC di Indonesia: lebih modern, lebih cerdas, dan lebih connected.
Dengan strategi ini, BAIC Indonesia optimistis dapat terus memperkuat pertumbuhan bisnisnya sekaligus menjadi salah satu brand yang relevan dalam transisi elektrifikasi otomotif nasional. “Hybrid Today. Electric Tomorrow. Sebuah langkah evolusi BAIC Indonesia baru saja dimulai,” tandas Dhani Yahya, seraya melempar senyum optimisme.
NextID What's Next ?
