Jakarta, NextID – Masak sih Toyota Land Cruiser dijuluki “The King of 4×4? Bagaimana dengan merek lain yang tumbuh subur di Amerika atau Eropa? Persoalannya, hanya merek itu yang paling sering dan gencar memproklamasikan hasil output dari model-model yang berjaya di masa-masanya, ketimbang merek lain yang boleh dibilang melempem.
Sebut saja salah satu modelnya yang hingga kini masih “cetar membahana” di tempat wisata Gunung Bromo, Jawa Timur: Toyota FJ40 dan varian-variannya, atau model-model lain dari keluarga Land Cruiser. Bahkan ada yang modelnya telah langka, masih diburu dengan harga tinggi. Ya, kolektor fanatiknya cukup banyak.
Memang diakui selain keindahan Gunung Bromo, populasi kendaraan jip di Kampung Tengger itu juga tercatat sebagai jumlah terbesar di dunia. Kehadiran ratusan Toyota Hardtop (FJ40) yang di lokasi wisata Tengger itu tercatat sebagai tempat dengan populasi jip terbanyak di dunia. Bahkan, di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo tercatat jumlah kendaraan jip yang melayani wisatawan di Bromo lebih dari 300 unit.

Namun jumlah itu bakal membengkak bila meliputi jip-jip yang tersebar di Kabupaten, Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Malang. Karena memang Gunung Bromo terletak di perbatasan empat wilayah. Jika di lokasi Bromo yang masuk wilayah Probolinggo sekitar 300 unit saja.
Kendaraan 4×4 ini memang menjadi juru kunci wisatawan yang ingin mengarungi lautan pasir, termasuk ke Pegunungan Penanjakan Tosari untuk menikmati keindahan matahari terbit. Kendaraan spesialis medan tanjakan yang dikelola secara bersama dalam sebuah paguyuban itu banyak ditemui di Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari ataupun Tosari Pasuruan. Itu yang paling menarik dari Indonesia.
Dan, di luar negeri lebih seru lagi. Salah satunya bahkan di Jerman. Untuk merayakan usianya yang lebih dari 70 tahun, para penggemar Land Cruiser di Jerman akan mengadakan acara khusus untuk menghormatinya. Mereka menyebutnya sebagai Off-Road Day pada 6 Mei 2023 yang dihelat di Toyota Collection di Cologne, Jerman.

Di pesta otomotif itu bakal memajang Land Cruiser yang mencakup keseluruhan generasi model yang eksistensi selama 70+ tahun di dunia otomotif. Bahkan akan ada dua tur berpemandu yang memberikan pelajaran lengkap tentang sejarahnya serta demonstrasi langsung kepada penggemar untuk merasakan bagaimana perbedaan SUV tersebut.
mobilinanews menyebut, semua batu loncatan dalam sejarah Land Cruiser ini akan dipajang di Off-Road Day itu. Selain Land Cruiser, acara ini juga akan menampilkan beberapa mobiil off-road Toyota lainnya seperti Hilux, 4Runner, dan saingan Hummer H1: Mega Cruiser. Wow..
Bagaimana dengan model yang telah melegenda di Tanah Air seperti FJ40, akankah eksis terus? Nama FJ telah mandarah daging hingga ke kromosom penggilanya. Dan ini diyakini Toyota akan mempermudah untuk melahirkan generasi penerusnya. Maka lahirlah “Kembalinya Sang Legenda” via FJ Cruiser.
Tapi jelas sudah, karena generasi anyarnya telah mengusung teknologi yang lebih maju maka tak sembarang orang bisa memilikinya. Sudah tak terjangkau harganya dan pasti populasinya tak sebanyak seperti di Kawasan Taman Nasional Gunung Bromo ya.

Namun kesaktiannya sebagai kendaraan 4×4 tak terkalahkan, konon. Sayang di sini tak pernah terdengar berita FJ Cruiser menunjukkan kepiawiannya bermain lumpur atau memanjat bukit bebatuan. Sayanglah jika “menyiksa” mobil seharga Rp 2 miliar itu, mungkin..
NextID What's Next ?
