Jakarta, NextID – Sebuah tonggak sejarah akan tercipta di industri otomotif Indonesia. MG Motor Indonesia mengumumkan akan memproduksi CKD (Completely Knocked Down) New MG ZS EV yang akan dimulai pada Februari 2024. Inisiatif ini menandai pertama kali sebuah mobil SUV berbasis EV diproduksi secara lokal di Indonesia.
Pabrik MG, terletak di jantung industri otomotif Indonesia di Cikarang Jawa Barat, dilengkapi dengan teknologi terdepan termasuk lini produksi otomatis, pusat pengujian kualitas, dan fasilitas perakitan baterai EV canggih. Kami menggunakan robotika modern dan sistem manajemen produksi berbasis AI untuk efisiensi produksi yang unggul. Pabrik ini dirancang untuk mematuhi standar lingkungan internasional, dengan inisiatif seperti penggunaan energi terbarukan dan pengelolaan limbah nol.

Manajemen mengeklaim, pabrik MG tersebut juga akan memberikan dampak pada berbagai aspek pada sektor otomotif di Indonesia secara keseluruhan, mulai dari penguatan ekonomi nasional berkat potensi ekspor, perluasan lapangan kerja serta pertukaran pengetahuan dan teknologi untuk masyarakat Indonesia, hingga membantu mengukuhkan posisi Indonesia di industri global yang menargetkan untuk menjadi basis elektrifikasi di Asia Tenggara dan mampu memproduksi hingga 600 ribu mobil listrik hingga 2030.
“Ini merupakan langkah penting bagi kami dan industri otomotif Indonesia. New MG ZS EV tidak hanya membawa inovasi, tetapi juga membuka bab baru dalam elektrifikasi kendaraan di negara kita. New MG ZS EV dirancang dengan teknologi canggih dan desain yang sesuai dengan gaya hidup modern, khususnya bagi generasi milenial yang peduli terhadap lingkungan,” tandas Arief Syarifudin, Marketing & PR Director MG Motor Indonesia. Rabu (15/11), saat umumkan momen penting itu di ASHTA District 8, SCBD, Jakarta.

Pengumuman mobil listrik MG yang akan diproduksi secara lokal ini dilakukan pada momentum perayaan pameran bertajuk “Charge Up The Future, Charge Up The Nation” di mana salah satu daya tarik utama berupa karya seni Art Installation hasil kolaborasi MG bersama Abenk Alter dan Muklay – para seniman Indonesia.
“Pameran ini berlangsung selama 12 hari merupakan cara MG mengapresiasi karya seni anak bangsa serta merayakan berbagai kesuksesan yang diraih dalam menyokong elektrifikasi di Indonesia berkat semangat kolaborasi dari berbagai pihak,” tutupnya.

NextID What's Next ?
