Cikarang, NextID – Wuling Motors memang gesit. Di Momen ulang tahun yang ke-8 beroperasi di Indonesia, Wuling Motors menampilkan tiga kendaraan listrik komersial Mitra EV hasil karoseri, yang mencakup ambulans berbasis EV hasil kolaborasi dengan Ambulance Pintar Indonesia (API); angkot listrik yang dikembangkan bersama PT Asian Auto International (AAI); serta food truck untuk mendukung pelaku UMKM yang dibuat oleh Karoseri Delima Mandiri.
Adapun ketiga bentuk karoseri ini membuktikan fleksibilitas Mitra EV dalam mendukung mobilitas lintas sektor mulai dari layanan publik, transportasi umum, hingga usaha kuliner dengan mengusung solusi yang efisien dan modern. Dengan menampilkan tiga unit karoseri Mitra EV menunjukkan kendaraan listrik komersial Wuling dapat menjawab kebutuhan operasional bisnis dalam berbagai sektor.
“Kami optimis manfaat dari mobilitas yang berkelanjutan bukan hanya milik kendaraan penumpang, tetapi juga harus bisa dirasakan oleh para pelaku bisnis di berbagai bidang termasuk, layanan kesehatan, transportasi publik sampai usaha kecil dan menengah,” ungkap Danang Wiratmoko, Product Communication Manager Wuling Motors, Jumat (11/7) .

Karoseri pertama merupakan ‘Mitra Pelayanan’ yang merupakan hasil kolaborasi Wuling mengembangkan ambulans EV berbasis Mitra EV. Pada kolaborasi ini memadukan unsur kepedulian akan peningkatan pelayanan kesehatan dan menjaga kelestarian lingkungan. Ambulance Go Green dirancang menggunakan kendaraan listrik dan dilengkapi dengan peralatan medis standar gawat darurat guna memastikan layanan kesehatan optimal.
Beralih ke karoseri kedua yakni ‘Mitra Usaha’ yang dibuat dengan latar belakang untuk mendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM). Pada kesempatan ini Mitra EV mendapatkan sentuhan karoseri menjadi food truck yang telah disesuaikan dengan kebutuhan restoran penggunanya Bakmi Tjap 1000 Tahun. Diharapkan melalui kolaborasi ini dapat menjadi pilihan yang pas dalam memajukan usaha.
“Karoseri yang dilakukan pada Mitra EV ini mencakup area masak di sisi luar kendaraan, meja pelayanan dengan TV digital, storage terbuka, awning, serta kursi lipat bagi pelanggan. Di bagian atap tersedia roof rack multifungsi yang juga dapat digunakan sebagai media promosi. Inisiatif ini membuka peluang baru bagi pengusaha kuliner yang membutuhkan kendaraan operasional fleksibel dan hemat energi,” jelas Danang.

Selain itu Wuling menjadikan Mitra EV sebagai angkot listrik atau mikrotrans listrik. ‘Mitra Transportasi’ ini dirancang memudahkan mobilitas masyarakat dengan memberikan pilihan transportasi yang terjangkau dan terhubung satu sama lain. Interiornya mengusung konfigurasi kursi berhadapan untuk 11 penumpang dan 1 kursi darurat. Dengan luas gangway sekitar 600 mm dan kabin yang dilengkapi sistem pendingin udara (AC), penumpang semakin nyaman berkendara. Sementara itu, lantai dilapisi dengan material anti api dan anti slip.
“Pada sesi Business Preview ini, para konsumen fleet yang hadir dalam acara Wuling 8th Anniversary dapat melihat secara langsung tampilan unit karoseri Mitra EV, baik minibus dan blindvan yang telah disesuaikan dengan beragam kebutuhan bisnis. Hal ini turut memperkuat bahwa mobil listrik komersial pertama Wuling ini sangat fleksibel dan bisa disesuaikan sesuai kebutuhan,” imbuh Danang.

Belum Tumbuh
Dalam kesempatan khusus dengan jurnalis, Mitra EV diperbincangankan secara lebih rinci lagi. “Kami berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah mendukung penuh perkembangan adopsi mobil listrik. Memang kami melihat EV Commercial menjadi salah satu segmen yang amat potensial, namun belum mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan,” ucap Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors.
Mitra EV diharapkan bisa menjadi solusi dalam masalah kendaraan listrik untuk komersial. Hal itu juga tergambar dari nama Mitra EV yang diusung Wuling. “Kenapa namanya Mitra EV, sebab Mitra memiliki makna yang mendalam. Dalam Bahasa Inggris disebut partner, dalam bahasa Mandarin kami menyebutnya ‘huoban’. Semua memiliki makna yang cukup dalam, lebih dari sekadar teman tapi punya hubungan yang saling mendukung satu sama lain,” imbuhnya.
Memang Wuling tak terlalu buru-buru sehingga belum mengungkap tuntas spesifikasi detail Mitra EV. Tetapi diakui ini versi produksi Indonesia yang sempat tampil di ajang Periklindo Electric Vehicles Show lalu dengan nama Wuling EV Van.
Mobil itu dibekali motor listrik dengan semburan tenaga 75 kW. Sementara baterainya 56,2 kWh dengan jangkauan maksimum 400 km. Kemudian untuk mengecas baterai dari 30% ke 80% hanya butuh waktu 30 menit dengan teknologi fast charging.
NextID What's Next ?
