Tuesday , 15 September 2026
Home / Auto / Ada Apa di Balik 6 Driving Mode iCAR V23 Tipe Z?
iCAR V23 menghadirkan 6 driving mode dengan karakter berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan berkendara di berbagai kondisi. Ist

Ada Apa di Balik 6 Driving Mode iCAR V23 Tipe Z?

Jakarta, NextID – Setiap perjalanan menghadirkan kondisi dan kebutuhan berkendara yang berbeda. Jalanan perkotaan yang padat membutuhkan respons yang halus dan efisien, sementara perjalanan dengan karakter jalan yang lebih menantang membutuhkan pengelolaan tenaga dan traksi yang berbeda.

Untuk menjawab beragam kondisi tersebut, iCAR V23 tipe Z dibekali enam driving mode: ECO, Comfort, Sport, Slippery, Off Road, dan Individual, yang masing-masing memiliki strategi kontrol berbeda untuk menyesuaikan karakter kendaraan dengan situasi berkendara.

Di balik enam pilihan tersebut, sistem tidak sekadar mengubah driving feel. Setiap mode menerapkan strategi kontrol dan parameter kerja yang berbeda, mulai dari bagaimana kendaraan merespons input pengemudi, mengatur distribusi torsi pada sistem iWD, mengelola regenerative braking, hingga mempertahankan traksi sesuai kondisi berkendara.

“Ketika pengemudi mengganti driving mode, sistem akan menyesuaikan strategi kontrol kendaraan berdasarkan karakter yang ingin dicapai pada mode tersebut. Jadi, perubahan yang dirasakan bukan hanya pada berat setir, respon akselerator, atau karakter rem, tetapi juga pada bagaimana sistem motor listrik iWD, distribusi torsi, regenerative braking, dan kontrol traksi bekerja,” ujar Tommy Hermansyah selaku Product Planning Manager iCAR Indonesia, Senin (14/9).

Off Road Mode mengatur distribusi torsi secara dinamis dan memanfaatkan electronic limited slip. Ist

Untuk kebutuhan yang mengutamakan efisiensi, ECO Mode memiliki strategi yang berfokus pada optimalisasi penggunaan energi. Pada iCAR V23 iWD, sistem dapat mengurangi keterlibatan motor depan dan memprioritaskan motor belakang sebagai penggerak utama. Mode ini cocok digunakan untuk aktivitas harian ketika pengemudi ingin berkendara lebih efisien dan tidak membutuhkan performa penuh dari kedua motor.

Sementara itu, Comfort Mode dirancang untuk memberikan karakter berkendara yang lebih seimbang, ringan, dan nyaman. Mode ini sesuai digunakan untuk perjalanan sehari-hari, terutama ketika pengemudi menginginkan respons kendaraan yang lebih natural dan pengalaman berkendara yang smooth dari perjalanan dalam kota hingga perjalanan jarak lebih jauh.

Bagi pengemudi yang menginginkan respons lebih agresif, Sport Mode mengoptimalkan respons akselerasi serta distribusi torsi antara motor depan dan belakang untuk menghasilkan performa maksimal. Mode ini memberikan karakter yang lebih responsif ketika pengemudi membutuhkan akselerasi yang lebih spontan dan sensasi berkendara yang lebih dinamis.

“Ketika kondisi jalan memiliki tingkat grip yang lebih rendah, Slippery Mode memiliki prioritas yang berbeda. Sistem mengoptimalkan distribusi torsi untuk membantu menjaga traksi dan mengurangi potensi wheel spin. Mode ini dapat digunakan ketika kendaraan melewati permukaan seperti jalan basah atau kondisi lain yang membuat cengkraman ban terhadap permukaan jalan berkurang, sehingga penyaluran tenaga perlu dibuat lebih terkontrol,” jelas Tommy.

Pengemudi dapat mengatur accelerator pedal sensitivity, brake character, steering weight, dan regenerative braking sesuai preferensi berkendara pasa individual mode. Ist

Sementara itu, untuk menghadapi medan yang lebih menantang, Off-Road Mode mengatur distribusi torsi secara dinamis sesuai kebutuhan traksi dan memanfaatkan electronic limited slip untuk mempertahankan traksi di medan dengan grip rendah. Karakter ini mendukung V23 ketika melewati permukaan yang lebih tidak rata atau medan yang membutuhkan kemampuan kendaraan untuk menjaga traksi secara lebih optimal.

Selain mode dengan karakter yang telah ditentukan, iCAR V23 juga memberikan fleksibilitas melalui Individual Mode. Pengemudi dapat mengatur empat parameter secara terpisah, yaitu accelerator pedal sensitivity, brake character, steering weight, dan regenerative braking, lalu mengkombinasikannya sesuai preferensi berkendara. Dengan pilihan ini, pengemudi dapat menciptakan pengaturan yang terasa lebih sesuai dengan gaya dan situasi berkendara masing-masing.

“Dengan enam pilihan tersebut, driving mode pada iCAR V23 menjadi bagian dari sistem yang memungkinkan kendaraan beradaptasi dengan beragam kebutuhan berkendara. Pengemudi dapat memilih karakter yang paling sesuai, baik untuk penggunaan sehari-hari, perjalanan yang membutuhkan respons lebih dinamis, maupun kondisi jalan yang membutuhkan pengelolaan traksi lebih baik. Fleksibilitas ini memberikan pengalaman berkendara yang berbeda dalam satu kendaraan,” tutup Tommy.

About Gatot Irawan

Check Also

AHM Bawa Pendidikan Vokasi Berstandar Industri ke Ujung Timur Indonesia

Jakarta, NextID – PT Astra Honda Motor (AHM) memperluas akses pendidikan vokasi berkualitas ke pelosok …

Leave a Reply