Tegal, NextID – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor transportasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk “Link and Match Industri dan Pendidikan”. Program ini diwujudkan melalui penyerahan satu unit Engine Running Hino 500 Seri J08C kepada Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ), Tegal.
Seremoni penyerahan CSR dilakukan langsung oleh Erwin Walesa, HCGA CARM Division Head HMSI kepada Bambang Istiyanto, Direktur PKTJ. Bantuan berupa engine running Hino 500 Seri J08C ini akan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa PKTJ, khususnya dalam memahami teknologi mesin diesel kendaraan niaga yang digunakan secara luas di industri transportasi nasional.
Kehadiran mesin Hino J08C sebagai media pembelajaran diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mempelajari teknologi kendaraan niaga, sekaligus meningkatkan kompetensi teknis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Mesin J08C sendiri merupakan salah satu mesin andalan Hino yang digunakan pada lini Hino 500 Series, dikenal dengan performa tangguh, efisiensi, serta keandalannya dalam mendukung berbagai industri di Indonesia.

“Program CSR ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Hino dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi. Kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti PKTJ menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan industri transportasi ke depan” ungkap Erwin Walesa.
Sementara itu, Direktur Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan, Bambang Istiyanto, menyatakan, pihaknya menyambut baik dukungan dari Hino. “Kehadiran Engine Running Hino 500 Seri J08C akan memberikan nilai tambah signifikan bagi proses pembelajaran, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap teknologi kendaraan niaga yang digunakan di lapangan,” ucapnya.
Program CSR ini juga sejalan dengan upaya Hino dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan aspek sosial, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi SDM. “Dengan mempertemukan dunia industri dan pendidikan, Hino berharap dapat berkontribusi dalam mencetak tenaga profesional transportasi yang kompeten, berdaya saing, dan siap mendukung kemajuan sektor transportasi nasional,” tutup Erwin Walesa.
NextID What's Next ?
