Jakarta, NextID – CHANGAN, merek otomotif global dari Tiongkok resmi masuk ke pasar Indonesia, Rabu (19/11). Tonggak bersejarah ini menegaskan komitmen CHANGAN untuk menghadirkan misi globalnya, “memimpin mobilitas berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia”, sekaligus menghadirkan pengalaman mobilitas yang efisien, ramah lingkungan, dan cerdas bagi konsumen Indonesia.
Kehadiran CHANGAN di Indonesia diperkuat melalui kemitraan strategis dengan Indomobil Group, salah satu grup otomotif terbesar dan paling mapan di Tanah Air. Kolaborasi ini menegaskan komitmen jangka panjang Indomobil untuk memperluas portofolio merek globalnya dan mempercepat perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.
Andrew Nasuri, Director of Indomobil Group, menyatakan, kehadiran CHANGAN di Indonesia bukan sekadar memperkenalkan sebuah merek otomotif baru, tetapi menghadirkan perspektif baru dalam mobilitas. “Bersama CHANGAN Automobile, kami bertujuan menghadirkan solusi yang menggabungkan teknologi global dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan lokal, sehingga menciptakan pengalaman berkendara yang aman, efisien, dan terhubung,” ujarnya.

Sementara Ye Pei, Senior Executive Vice President CHANGAN Automobile, menambahkan, Indonesia memiliki posisi strategis dalam perkembangan mobilitas hijau di Asia Tenggara. “Melalui kemitraan kami dengan Indomobil Group, kami berkomitmen membangun fondasi yang kuat yang mencakup produk, teknologi, dan layanan berkelas dunia untuk mendukung transisi menuju elektrifikasi di Indonesia,” ucapnya.
Kendaraan yang diproduksi CHANGAN dirancang untuk konsumen urban modern yang mencari kendaraan dengan perpaduan gaya, efisiensi, dan kenikmatan berkendara. Setiap model menghadirkan detail desain yang halus, kenyamanan kabin yang superior, serta sistem cerdas berteknologi mutakhir.
Dengan dukungan penuh dari Indomobil, CHANGAN juga menyiapkan ekosistem layanan purna jual yang komprehensif untuk memastikan kepuasan pelanggan jangka panjang, termasuk fasilitas bengkel resmi, ketersediaan suku cadang, serta program layanan pelanggan yang terintegrasi secara digital. Inisiatif ini diperkuat oleh rencana produksi lokal di masa depan, yang akan berperan penting dalam mendukung alih teknologi, memberdayakan tenaga kerja Indonesia, dan memperkuat rantai pasok industri otomotif di Indonesia.

Menuju Masa Depan Mobilitas
Dalam satu dekade terakhir, CHANGAN telah menginvestasikan lebih dari 110 miliar RMB (sekitar Rp 250 triliun) untuk penelitian dan pengembangan teknologi baru di bidang elektrifikasi dan mobilitas cerdas.
Dengan 10 pusat R&D yang tersebar di 6 negara, CHANGAN telah mencapai lebih dari 400 terobosan teknologi utama dalam inovasi kendaraan listrik, serta secara mandiri mengembangkan SDA, sebuah platform super-digital otomotif cerdas yang dapat didefinisikan secara bebas dan berevolusi secara mandiri, yang menjadi landasan ekosistem cerdas CHANGAN.
Melalui teknologi-teknologi maju seperti Golden Shield Battery dan SDA, CHANGAN terus memposisikan dirinya sebagai pelopor inovasi yang menggabungkan efisiensi energi dengan pengalaman berkendara yang berpusat pada manusia.

Emisi Nol Bersih
CHANGAN mempercepat strategi “Global Mobility” melalui kolaborasi lintas benua, termasuk di Asia Tenggara. Dengan operasi di lebih dari 103 negara, termasuk Indonesia, CHANGAN berkomitmen menghadirkan teknologi global yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasar, sehingga setiap kendaraan tetap relevan dengan gaya hidup dan kondisi pasar lokal.
Sebagai bagian dari misi globalnya, CHANGAN Automobile dan Indomobil sejalan dengan target Net Zero Emission 2060 Indonesia. Melalui kemajuan dalam elektrifikasi, efisiensi energi, dan pengembangan produk ramah lingkungan, CHANGAN bertekad berkontribusi pada transisi Indonesia menuju masa depan mobilitas rendah emisi dan berkelanjutan.
“Kemitraan antara Indomobil dan CHANGAN Automobile menandai babak baru dalam menghadirkan mobilitas yang lebih cerdas dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Kami berkomitmen membawa inovasi yang bermakna dan berkualitas tinggi yang meningkatkan nilai bagi konsumen sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional,” tutup Andrew Nasuri.

NextID What's Next ?
