Home / Auto / Yang Masih Penasaran Soal Mitsubishi XFC Concept…
Mitsubishi XFC Concept mempunyai desain yang futusristis. Ist

Yang Masih Penasaran Soal Mitsubishi XFC Concept…

Jakarta, NextID- Di hari Jumat (17/2) atau hari kedua IIMS 2023, MMKSI menggelar konperensi pers online via zoom dan offline bagi yang hadir di booth Mitsubishi Motors. Memang acara ini dijadualkan khusus buat jurnalis yang penasaran atas peluncuran mobil Mitsubishi XFC Concept di hari pembukaannya.

Sontak, para jurnalis pun hadir riuh dan memberondong pertanyaan soal Mitsubishi XFC Concept di media room yang disiapkan. Hikaru Mii selaku Director of Product Strategy Division MMKSI dengan tenang menjawab semua persoalan yang dimuntahkan jurnalis, didampingi Guntur Harling selaku GM Product Strategy Division MMKSI. Dan, Intan Vidiasari selaku GM of Marcomm & PR MMKSI secara terarah dan gesit memandu acara sehingga berjalan smooth.

Sebagian besar jurnalis yang hadir memang sengaja melontarkan pertanyaan lugas dan tegas kepada tim Hikaru Mii agar menjawab kepenasaran itu atas Mitsubishi XFC Concept yang dianggap “abu-abu” desainnya. Apakah nanti di 2023 saat produksi massal bentukannya berubah, atau sama persis dengan model konsep itu? Dan akan diluncurkan di mana?

Momen yang dinanti-nanti saat peluncurannya. (GI)

Hikaru Mii sedikit terdiam, dan balik bertanya kepada jurnalis itu. “Apakah kamu suka dengan mobil konsep itu? Kalau suka maka nanti saat diproduksi pun disukai atau dengan kata lain, perubahan yang terjadi minim. Tentu akan kami pertahankan desain utama konsep ini. Saya yakin akan sangat mirip dengan produksi massal yang akan diproduksi nanti.”

“Tetapi untuk peluncurannya di Indonesia, seperti Naoya Nakamura (Presdir MMKSI) bahwa peluncurannya memang di awal tahun 2024. Mengenai pasar, kami fokus dengan pasar domestik dulu. Soal untuk pasar ekspor, mengapa tidak? Tapi sejauh ini konsiderasinya adalah untuk pasar Indonesia.”

Ada pertanyaan unik soal mobil konsep itu, apakah menggunaan platform baru yang di-develope khusus, atau memanfaatkan yang sudah ada di Mitsubishi? Jika melihat bahwa mobil itu pasti diproduksi, dan di saat perkenalan pertama kali dilakukan di Vietnam, lalu kontribusi MMKSI terhadap desain XFC Concept seperti apa jika melihat Indonesia juga pasar yang besar?

Hikaru Mii menjelaskan, pihaknya membuat sesuatu yang baru dan menggabungkannya dengan yang sudah ada. Terus terang mobil konsep ini masih dalam tahap pengembangan. Soal desain, pihaknya banyak diberi masukan dari konsumen Indonesia, mulai desain, fitur produk, dan performa berkendara. “Kami banyak mendengar dari potensial konsumen Indonesia, seperti saat kami mengembangkan Xpander. Kami serius mendengarkan apa yang diinginkan konsumen di sini.”

Pada versi produksi massal akan ada perubahan yang terjadi, namun minim. Ist

Pertanyaan lain terlontar soal desainnya yang futuristis, apakah mobil ini kemungkinan jadi model elektrifikasi Mitsubishi terutama di SUV kompak? “Pengembangan hampir di tahap akhir, tapi kami sangat serius melakukan tuning di Indonesia untuk menyesuaikan. Jadi belum komplit, kami masih cari mana yang baik dan mana yang masih kurang. Terkait dengan elektrifikasi ini, ini memang mobil futuristis, saya mengerti harapan Anda, namun saya belum bisa memberikan penjelasan lebih,” jawabnya.

Sisi After Sales

Soal aftersales menjadi sisi yang kurang disinggung di momen ini. Boleh jadi karena soal mobil konsep membetot perhatian jurnalis di IIMS 2023, lumrah. Tapi di sisi itu MMKSI sudah terlihat sejak awal, serius. Pertanyaan dipertajam, di sisi aftersales apa yang dilakukan sehingga konsumen akhirnya mantap membeli produk Mitsubishi?

Eiichiro Hamazaki selaku Director of Aftersales Division MMKSI akhirnya bisa tersenyum dan menjawab secara lugas. “Sejak kami menjual Xpander, kami terus berupaya untuk menjadi brand mobil penumpang terbaik. Banyak customer Xpander yang datang dari merek mobil lain. Kami tidak boleh mengecewakan customer itu. Kami dulu dikenal jago dalam hal kendaraan komersial, kenapa sekarang tidak di kendaraan penumpang?”

“Jadi kami harus memasukkan kepuasan konsumen, terutama ikatan sentuhan kemanusiaan. Selain itu untuk meningkatkan kenyamanan konsumen kami berusaha meningkatkan kemampuan digitalisasi. Sekarang kami sudah luncurkan service booking, serta yang sudah dijelaskan Adam  Rachman (Deputy Group Head After Sales Strategy MMKSI) – kami sudah membuat alat untuk mengukur kepuasan konsumen, dan juga bisa dilihat servis prosesnya melalui tablet.”

Dari sisi belakangpun menarik desainnya. Ist

About Gatot Irawan

Check Also

Wuling Eksion Debut di Indonesia

Jakarta, NextID – Dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Wuling Motors (Wuling) secara …

Leave a Reply