Home / Auto / Massiv Hybrid, Aki Minim Perawatan dan Ramah Lingkungan?
M. Gde Oka Yunihartawan - Operational Director PT Trimitra Baterai Prakarsa (TBP), selaku produsen aki Massive beberkan keunggulan aki hybrid dibanding jenis-jenis aki yang ada di pasar. Ist

Massiv Hybrid, Aki Minim Perawatan dan Ramah Lingkungan?

]akarta, NextID – Ajakan untruk menjadi salah satu saksi peluncuran aki varian hybrid dari merek Massive sontak bikin penasaran. Apa pula aki hybrid itu? Memang pernah dengar dan ada di pasaran jenis itu. Namun, sayangnya sudah tak berbekas lagi alias hilang dari peredaran.

Rupanya, diam-diam produsen aki Massiv melakukan riset serius dan mencoba bermain di segmen aki hybrid. Walhasil memang hadir resmi akhirnya. Mengapa aki hybrid kudu ada dan hadir di pasaran aki nasional? Ini menjadi menarik setelah mendengar paparan M. Gde Oka Yunihartawan selaku Operational Director PT Trimitra Baterai Prakarsa (TBP), selaku produsen aki Massiv.

Dijelaskannya, di pasar aki saat ini ada dua jenis, aki konvensional dan maintenance free/MF. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. “Posisi aki hybrid mengambil yang terbaik dari kedua jenis aki yang ada. Harganya tak mahal seperti MF. Aki hybrid juga memiliki daya tahan yang mumpuni, setelah melalui serangkaian tes goncangan dan panas,” beber Oka.

Saat lunching aki Massive Hybrid yang dilakukan di pabriknya di Cilincing, Kamis (29/9). Ist

“Kelebihan lain, Massiv Hybrid dijual dalam keadaan telah terisi air aki (zuur) dari pabrik kami. Seperti kita ketahui, di pasar tidak jelas kualitas air aki, tak ada SNI. Sehingga usia aki bisa terjaga dan awet. Pengisian air aki tidak sesering aki konvensional,” jaminnya.

Aki jenis hybrid, positioning-nya sebagai salah satu aki nasional. Idealnya, keberadaannya menyempurnakan line up yang ada di pasar aki Indonesia. “Kami punya Massiv Amal dan XP (konvensional) serta Massiv Thunder (maintenance free/MF) yang telah meramaikan pasar aki nasional. Sementara kehadiran Massiv Hybrid merupakan representatif aki hybrid. “Konsumen lokal dimudahkan dengan pilihan line up persembahan Massiv ini,” tukas Tumenggung Prabowo, Pilot Project Massiv Hybrid.

Siap Teknologi

Sejatinya teknologi aki hybrid sudah diterapkan untuk kebutuhan pasar ekspor aki oleh TBP. Namun tim butuh waktu untuk riset dan pengembangan Massiv Hybrid selama 6 bulan. Mulai dari formulasi hingga strategi marketing, dan tim mulai bekerja.

Apalagi produk aki hydrid merupakan kolaborasi performa aki konvensional dan maintenance free. Kedua keunggulan aki jenis inilah dikemas dalam satu produk, menjadi Massiv Hybrid. Termasuk pengisian air aki (zuur) periodiknya lebih lama ketimbang konvensional.  

““Apalagi Massiv Hybrid dipastikan berisi cairan aki zuur kualitas baik dari pabrikan dan minim perawatan membuat aki lebih berperforma. Semoga kehadiran Massiv Hybrid memberikan jawaban tepat kebutuhan aki bagi konsumen di Indonesia,” ujar Tumenggung.  

Inilah Massiv Hybrid yang diklaim sebagai aki yang ramah lingkungan dan minim perawatan. Ist

Berperforma dan Ramah Lingkungan

Kehadiran Massiv Hybrid menyempurnakan line up Massiv di pasar lokal. Sederet riset dan pengembangan dalam menghasilkan aki hybrid ini tidak semudah dibayangkan. Inovasi serta teknologi yang dihadirkan untuk menggelontorkan produk terbaik menjadi kata kunci. ”Apalagi Massiv Hybrid diperuntukan untuk kebutuhan aki berperforma, ramah lingkungan namun tetap minim perawatan,” tegas Oka.

Pastinya, menurutnya, pabrikan memastikan kualitas air aki (zuur) terjaga dalam satu paket. Dengan jenis hibrida, aki ini sudah diisi dengan air aki dari pabrik. Proses ini menjamin kualitas air aki terbebas dari kotoran yang terkontaminasi dari unsur besi (Fe), mangan (Mn), nickel (Ni), chromium (Cr), dan chloride(Cl). “Langkah ini jelas memastikan kualitas air aki (zuur) itu sendiri. Pengisian air aki sesuai  standar membuat kualitas sel jauh bertahan lama. Oleh karena itu Massiv Hybrid diklaim sebagai aki ramah lingkungan,” jelas Oka.

Pembaharuan di Massiv Hybrid tidak terelakan. Aki ini sudah dibekali grid calcium spesial formula yang mempengaruhi masa simpan aki lebih lama ketimbang kompetitor. “Penggunaan pelat design center lug juga bakal mempengaruhi daya setrum dan daya starter pada aki (CCA) lebih tinggi. Tidak hanya itu, penambahan special alloy yang akan meningkatkan performanya dalam ketahanan terhadap temperatur tinggi. Sehingga daya setrum dan starter bisa lebih tinggi 15% – 20% dibanding kompetitor sejenis,” tutur Heru Darmawan, Quality Assurance Department Head TBP.

About Gatot Irawan

Check Also

New Hilux GR Sport Hadir Sebagai Double Cabin Toyota Paling Sakti Mandraguna!

Jakarta, NextID – Sebagai komitmen dalam menghadirkan Joy of GAZOO Racing (GR) ke seluruh masyarakat Indonesia, PT …

Leave a Reply