Home / Auto / Apa Kabar Toyota Safety Sense di Indonesia…
New Camry Hybrid 2021 sudah dilengkapi teknologi Toyota Safety Sense (TSS). Ist

Apa Kabar Toyota Safety Sense di Indonesia…

Jakarta, NextID – Satu persatu mobil baru Toyota yang dijual di Indonesia dilengkapi teknologi Toyota Safety Sense (TSS). Mulai dari All New Corolla Altis tahun 2019, yang diikuti oleh All New Corolla Cross tahun 2020. Model lain yang telah mengaplikasikan TSS adalah New Alphard dan New Vellfire di tahun 2020, serta New Camry Hybrid tahun 2021.

Menurut Dimas Aska selaku Interactive Communication Dept. Head PT Toyota-Astra Motor (TAM), Selasa (28/6), dibeberkan, hal itu sebagai upaya memberikan solusi mobilitas yang aman dan nyaman kepada seluruh pelanggan pada segmen kendaraan yang lebih luas, termasuk sebagai sarana edukasi pentingnya fitur safety dan perannya dalam melindungi penumpang, Toyota menyematkan TSS pada All New Raize, All New Avanza dan All New Veloz. Menyusul New C-HR Hybrid dipasang teknologi TSS tahun 2022.

Berikut ini daftar active safety features TSS yang dimanfaatkan oleh mobil Toyota di Indonesia. “Tidak semua fitur digunakan, tergantung kepada segmen kendaraan dan kebutuhan pelanggan yang menggunakannya,” sebut Dimas.

MPV mewah pun seperti New Vellfire di tahun 2020 sudah pula dilengkapi TSS. Ist

1. Pre-Collision System

Pre-Collision System (PCS) mengandalkan sensor radar dan kamera untuk mendeteksi keberadaan obyek di depan mobil seperti pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan. Jika sistem melihat adanya kemungkinan tabrakan, PCS akan memperingatkan pengemudi lewat suara alarm sehingga dapat melakukan manuver menghindar. Bahkan, di saat genting sehingga tabrakan tidak mungkin dihindari, sistem akan mengambil alih dengan melakukan pengereman darurat secara otomatis.

Fitur PCS dipasang pada seluruh model Toyota TSS di Indonesia karena fungsinya yang basic akan sangat membantu pengemudi menghadapi kondisi darurat. Pada All New Veloz, namanya adalah Pre-Collision Warning and Pre-Collision Braking.

2. Dynamic Radar Cruise Control

Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) dapat memantau keberadaan kendaraan lain di depan dan menjaga jarak aman dengannya. DRCC dapat memperhitungkan dimensi kendaraan di depan dengan baik, termasuk membaca marka jalan. Alhasil, bila ada mobil lain masuk ke jalur di depan secara tiba-tiba, sistem secara otomatis akan mengurangi kecepatan atau bahkan melakukan pengereman jika dirasa jaraknya sudah tidak aman. Teknologi DRCC sangat efektif membantu pengguna Toyota di jalan tol lantaran mengurangi beban pengemudi tanpa mengurangi kewaspadaan.

Peningkatan pada Alphard dan Vellfire, DCC dapat mulai diaktifkan sejak kecepatan 0 km/jam dari yang sebelumnya pada speed 50 km/jam. Sementara Toyota Camry mengaplikaskan teknologi Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) with Curve Speed Reduction sehingga mobil dapat mengurangi kecepatan secara otomatis sesuai sudut tikungan. Dan Toyota C-HR Hybrid mengadopsi sistem Full Speed Dynamic Radar Cruise Control sehingga radar mampu berfungsi pada kecepatan penuh 0–180 km/jam serta mendeteksi kendaraan hingga 120 m di depan.

3. Lane Departure Alert with Steering Control

Fitur Lane Departure Alert with Steering Control (LDA) sangat pas untuk mengantisipasi potensi kecelakaan akibat microsleep atau tertidur pulas tiba-tiba dalam waktu sekian detik. Mengandalkan sensor kamera, sistemnya membaca marka jalan, baik yang berwarna putih maupun kuning, untuk selanjutnya memberikan alarm peringatan jika terjadi deviasi atau pergerakan mobil yang menjauh dari posisi seharusnya. Di titik kritis, LDA akan mengoreksi arah kemudi ke posisi normal supaya mobil tetap berada di lajurnya.

All New Corolla Cross yang meluncur di 2020 juga sudah dipersenjatai TSS. Ist

Fitur ini juga ada pada All New Veloz, namun namanya adalah Lane Departure Warning and Lane Departure Prevention di mana kerjanya memberikan alarm suara sebagai tanda peringatan. Sementara pada C-HR Hybrid, tugasnya memberikan getaran pada kemudi.

4. Automatic High Beam

Aplikasi Automatic High Beam (AHB) akan mendeteksi apakah ada mobil di depan atau dari arah berlawanan ketika berjalan di malam hari yang gelap. Begitu dirasa aman, mobil akan menyalakan lampu jauh atau high beam untuk meningkatkan jarak dan daya pandang pengemudi dan mengembalikan ke lampu utama ketika terdeteksi ada kendaraan di depan, baik berlawanan maupun searah. Fitur ini membuat pengemudi tetap waspada dan lebih cepat mendeteksi adanya halangan yang membahayakan.

5. Pedal Missoperation Control

Fitur Pedal Missoperation Control (PMC) bertugas mencegah kecelakaan yang disebabkan oleh kesalahan penerapan pedal gas. Sistem akan menyalakan alarm peringatan dan membatasi distribusi tenaga sehingga laju mobil tertahan saat diyakini ada kesalahan dalam menekan pedal akselerator, terutama ketika dideteksi tidak ada kebutuhan untuk itu guna mereduksi potensi kecelakaan serius. Fitur PMC digunakan oleh di All New Veloz.

6. Front Departure Alert

Karena lelah, tidak waspada, atau terdistraksi, pengemudi mobil di depan tidak sadar jika mobilnya mundur saat antri di jalan macet. Front Departure Alert (FDA) memberikan peringatan suara ketika mobil di depan tetiba mundur sehingga driver bisa melakukan langkah antisipasi seperti membunyikan klakson atau menyalakan isyarat lampu jauh. Fitur ini ada pada All New Veloz.

Corolla Altis sejak 2019 pun juga sudah dilengkapi TSS. Ist

7. Lane Change Assist

Lane Change Assist (LCA) membaca marka jalan untuk selanjutnya memberikan peringatan dalam bentuk suara jika terjadi pergerakan mobil yang menjauh dari posisi seharusnya. Termasuk mengoreksi arah kemudi jika dianggap sudah keluar dari lajur normal. Pengembangan diberikan dengan memberikan tekanan lebih kuat pada setir untuk memastikannya tetap berada di lajurnya dalam berbagai kondisi jalan.

Selain itu, sistem tidak bereaksi jika pengemudi menggerakkan setir untuk menjauh dari halangan di lajur sebelahnya asalkan masih di dalam garis lajur jalan yang ditempuh. LCA tidak menganggap ada masalah waktu pengemudi melakukan gerakan menghindar akibat ada pejalan kaki atau mobil parkir. Pengembangan dari fitur LTA dan LDA ini eksklusif hanya ada di All New Voxy sebagai fitur baru pada keluarga TSS 3.0.

Seiring penggantian model Toyota di Indonesia, terutama dengan pemakaian platform TNGA yang mensyaratkan fitur safety terbaik sebagai standar global, satu persatu produk Toyota akan memanfaatkan teknologi TSS.

“Toyota ingin memastikan pemilik mobil dapat berkendara dengan aman dan nyaman bersama keluarga atau partner perjalanan. Dengan memanfaatkan Toyota Safety Sense yang sanggup bekerja di berbagai kondisi jalan di seluruh dunia, Toyota berharap tingkat kecelakaan dapat menurun secara signifikan dan menciptakan lingkungan mobilitas yang aman, serta menghadirkan ever-better cars di Indonesia,” tandas Dimas.

About Gatot Irawan

Check Also

All New BR-V Model Khusus di GIIAS 2022

Tangerang, NextID – PT Honda Prospect Motor (HPM) bekerja sama dengan Main Dealer Honda Jakarta …

Leave a Reply