Sunday , 1 August 2021
Home / Auto / Permintaan Mobil Melonjak, Daihatsu Lakukan “Special Action 3P”
Implementasi 3P dapat meningkatkan dan mempercepat produksi Daihatsu. Hal ini dibuktikan dengan capaian tact time yang lebih singkat menjadi 1,9 menit, dari sebelumnya yang membutuhkan waktu 3,1 menit untuk memproduksi sebuah mobil. Ist

Permintaan Mobil Melonjak, Daihatsu Lakukan “Special Action 3P”

Jakarta, NextID – Pemerintah telah mengimplementasikan program relaksasi pajak (PPnBM) secara bertahap dimulai pada Maret 2021 dalam rangka memberikan stimulus untuk pasar otomotif di Indonesia. Dukungan ini memberikan dampak positif kepada pasar otomotif dan juga produsen kendaraan, khususnya Daihatsu.

Pasar otomotif nasional pada Maret 2021 mengalami peningkatan volume retail sales menjadi sekitar 77 ribu unit, atau naik sebesar 65% dibandingkan bulan Februari 2021. Demikian juga dengan Daihatsu, pada periode yang sama, mengalami penjualan tertinggi sejak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia, yakni sekitar 12 ribu unit, atau naik sekitar 47% dibandingkan Februari 2021.

“Pada sisi whole sales, secara nasional jugamengalami peningkatan volume menjadi sekitar 84 ribu unit, atau naik sebesar 73% dibandingkan bulan Februari 2021.  Hal serupa juga dirasakan oleh Daihatsu yang mengalami peningkatan dengan volume menjadisekitar 16 ribu unit, naik sekitar 78% dibandingkan bulan lalu,” beber Stephanus Surya, Planning and Control Department Head ADM, Jumat (16/4).

Penjualan mobil Daihatsu mengalami lonjakan drastis hingga 200% atau 2 kali lipat, khususnya pada model mobil Daihatsu yang menikmati relaksasi pajak pada Maret 2021. Sementara itu, dukungan supplier Daihatsu hanya tersedia 20% dari demand yang ada. Sehingga, untuk dapat terus memenuhi kenaikan demand ini, Daihatsu berupaya memaksimalkan supply dengan Special Action Daihatsu, yaitu 3P (People, Production facility, Part Control).

“Hasilnya, melalui implementasi 3P tersebut dapat meningkatkan dan mempercepat produksi Daihatsu. Hal ini dibuktikan dengan capaian tact time yang lebih singkat menjadi 1,9 menit, dari sebelumnya yang membutuhkan waktu 3,1 menit untuk memproduksi sebuah mobil, serta kapasitas unit yang mampu diproduksi dalam 1 tahun naik menjadi 460 ribu unit, dari yang sebelumnya sebanyak 330 ribu unit,” ujarnya.

“Daihatsu berharap, melalui upaya dan implementasi 3P ini dapat meningkatkan supply agar lebih memaksimalkan produksi agar dapat memenuhi permintaan pelanggan,” tutup Stephanus Surya.

Web Series ‘Pindah’

Bagian kedua dari Daihatsu Virtual Press Conference ini menarik, yakni upaya ADM membantu film nasional kembali bergairah dengan membuat Web Series ‘Pindah.’

Web Series ‘Pindah’ bisa disaksikan Youtube. Ist

Situasi pandemi Covid-19 yang masih berlanjut hingga kini, tak hanya berdampak pada industri otomotif, namun juga pada industri film di Indonesia. Melalui permohonan dukungan oleh Industri perfilman Indonesia, pemerintah telah menyambut positif dan menghimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menggairahkan kembali industri film di Indonesia dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang berlaku.

“Memahami hal ini, selaras dengan tagline Daihatsu Sahabatku, Daihatsu ingin mendekatkan diri dan menjadi layaknya seorang Sahabat bagi masyarakat Indonesia dengan berperan aktif sebagai sahabat insan film Indonesia dengan meluncurkan web series terbaru, yakni Pindah. “Web series ini dapat disaksikan di Youtube channel Daihatsu Sahabatku atau bisa melakukan klik pada tautan berikut Web Series Daihatsu ‘Pindah’ ,” ujar Eko Priyanto, Promotion Department Head ADM.

Peluncuran web series Pindah menjadi salah satu milestone penting Daihatsu dan merupakan wujud nyata kontribusi Daihatsu dalam mendukung industri film Indonesia. Sebelumnya, Daihatsu telah meluncurkan web series drama komedi untuk anak muda, yakni P3U (Pergi Pagi Pulang Untung) sejak 2017-2019 sebanyak total 3 season, serta Anime series untuk anak dan keluarga melalui Petualangan Didi dan Hatsu pada 2020.

“Sesuai penamaan judulnya, Pindah merupakan web series dengan berkonsep travelogue (travelling-dialogue) yang membawa nuansa perjalanan,mengangkat cerita yang dekat dengan masyarakat khususnya anak muda, yaitu kisah perjalanan cinta sepasang kekasih. Daihatsu memilih tayangan ber-genre drama romantis ini karena menjadi pilihan utama banyak masyarakat Indonesia,” ungkap Eko Priyanto.

Web series hasil kerjasama antara Daihatsu dan sutradara Agus Nugroho atau akrab disapa Kuntz Agus ini, dibintangi oleh aktor terkemuka tanah air. Tarra Budiman memerankan tokoh utama yaitu Nico, Adinda Thomas dengan perannya sebagai Indah, dan tokoh pendukung Ali yang merupakan teman Nico, diperankan oleh Isa Bajaj. Berkiprah di dunia film dengan karya berkualitas hingga memenangkan Piala Citra 2010 Film Pendek, Kuntz Agus menyajikan Pindah terdiri dalam enam episode pendek.

“Daihatsu terus berusaha mendekatkan diri kepada seluruh masyarakat, salah satunya dengan meluncurkan web series Pindah sebagai wujud nyata dalam mendukung industri film di Indonesia. Kami berharap, web series Pindah dapat memberikan hiburan kepada millenial atau anak muda yang menyukai kisah drama romantis dan dapat memberikan inspirasi positif kepada penonton setianya,” tutup Eko Priyanto.

About Gatot Irawan

Check Also

Honda “Siap Perang” Jelang F1 Grand Prix Hungaria

Budapest, NextID – Tim balap Honda kembali bersiap untuk melakukan balapan F1 Grand Prix Hungaria …

Leave a Reply