Wednesday , 4 August 2021
Home / Auto / Teruhito Sugawara Hadir di GIIAS!
Pembalap Hino Dakar Rally, Teruhito Sugawara sedang beraksi di atas truk. Ist

Teruhito Sugawara Hadir di GIIAS!

BSD City, NextID – Siapakah Teruhito Sugawara? Dia adalah pebalap utama Hino Team Dakar Rally. Ini kejutang berskala tinggi persembahan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) yang menghadirkannya di ajang GIIAS 2018, khususnya di booth Hino.

Pria kelahiran tahun 1972 ini sayangnya hadir hanya 2 hari di booth Hino, mulai dari tanggal 3 sampai 4 agustus 2018. Dalam kunjungannya ke booth Hino Indonesia di GIIAS 2018, Teruhito Sugawara berbagi pengalaman dan cerita mengenai keterlibatannya dalam reli paling ganas ini hingga dia berhasil menjadi juara dalam gelaran Dakar Rally.

Teruhito Sugawara pertama kali terjun di Dakar Rally pada tahun 1997 sebagai mekanik ayahnya yang merupakan pembalap tertua di Dakar Rally saat ini yaitu Yoshimasa Sugawara, 77 tahun. Di balapan reli yang berat ini, Teruhito Sugawara sebagai mekanik selalu berupaya keras untuk memberikan performa kendaraan yang terbaik bagi tim, sehingga pada tahun 2005 dipercaya untuk menjadi pembalap tim kedua, dan menjadi satu-satunya tim ayah dan anak yang berlaga di lintasan Dakar Rally.

Buah hasil kerja kerasnya, pada tahun 2010 dan 2011 akhirnya Teruhito Sugawara berhasil meraih gelar juara Dakar Rally untuk kelas Under 10 Litre. Sejak saat itu sampai hari ini , Teruhito Sugawara menggantikan posisi ayahnya untuk menjadi pembalap utama Hino Team Dakar Rally. Meski saat ini sudah menjadi pembalap utama, motivasinya tidak pernah luntur untuk memberikan balapan yang terbaik selama lomba, karena Teruhito Sugawara tahu ia kini membalap di depan ayahnya.

Hino Team Sugawara sendiri menambah rekornya yang cemerlang pada Reli Dakar tahun ini. Tim ini menurunkan dua kendaraan Hino500 Series atau New Generation Ranger dalam balapan yang sangat berat melintasi 3 negara di benua Amerika Selatan, Peru, Bolivia dan Argentina.

Fans cilik tengah meminta tanda tangan Teruhito Sugawara(kanan), usai acara.  Ist
Fans cilik tengah meminta tanda tangan Teruhito Sugawara(kanan), usai acara. Ist

Teruhito Sugawara yang kaya pengalaman mengikuti lomba ini berhasil finis diperingkat ke enam atau dua peringkat lebih tinggi dari tahun sebelumnya di kategori truk umum. Finis yang luar biasa ini dicapai di tengah persaingan yang ketat dan didominasi oleh truk-truk kelas berat dengan mesin yang lebih besar melampaui 10 liter.

Hasilnya pada balapan tahun 2018 ini, Hino berhasil terus mempertahankan tradisi juara 9 kali berturut-turut di kelas Under 10 Litre dan tidak pernah gagal mencapai garis finis selama 27 tahun keikutsertaannya.

QDR
Hino Truck Dakar Rally merupakan kendaraan yang menjadi simbol QDR (Quality, Durability, Reliability) dari truk Hino. Kendaraan ini merupakan spirit dari continuous improvement yang Hino lakukan untuk mendapatkan kendaraan yang terbaik.

Tidak hanya pada Truk Reli Dakar, DNA QDR juga turut diaplikasikan kepada seluruh truk yang Hino produksi, khususnya di Indonesia. Kekuatan truk ini terbukti dengan prestasi Hino New Generation Ranger yang merupakan dasar truk dari Hino Dakar berhasil menjadi market leader medium duty truck di Indonesia selama 18 tahun terakhir ini. Dengan penguasaan lebih dari 61% market share.

“Tentunya ini hasil yang menggambarkan kualitas Hino Ranger tidak diragukan lagi ketangguhannya sebagai tulang punggung berbagai macam bisnis, mulai dari konstruksi, pertambangan, hingga angkutan beban yang berat lainnya,” sebut Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur HMSI.

“Prestasi Hino di Reli Dakar merupakan kebanggan bagi kami. Banyak orang yang bekerja keras untuk keberhasilan ini. Termasuk kami di Indonesia turut memberikan kerja keras untuk menghasilkan truk-truk yang berkualitas untuk memberi nilai lebih bagi bisnis konsumen,” tandasnya.

About Gatot Irawan

Check Also

Komunitas VW Indonesia Bikin Sentra Vaksinasi Keliling

Jakarta, NextID – Demi terwujudnya upaya pencegahan Covid-19, giat vaksinasi dilakukan sejumlah pihak yang direkomendasikan …

Leave a Reply