Tuesday , 30 November 2021
Home / Auto / “Teknik Produksi Kendaraan Roda Empat” – Program D2 Toyota Indonesia
Inilah para lulusan angkatan ke-2 Toyota Indonesia Akademi. Ist

“Teknik Produksi Kendaraan Roda Empat” – Program D2 Toyota Indonesia

Karawang, NextID – Toyota Indonesia Akademi (TIA) menunjukkan komitmen untuk secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas SDM Indonesia dengan mendirikan jurusan baru, yaitu Program D2 “Teknik Produksi Kendaraan Roda 4” dengan masa pendidikan 2 tahun untuk tahun ajaran 2017-2018. Pembukaan program ini juga didasari atas kebutuhan yang mendesak akan tenaga ahli yang memiliki kecakapan mumpuni khususnya di bidang keteknikan produksi di lapangan kerja.

Sebelumnya, di hari yang sama, Rabu (30/8) PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Rabu (30/8) merayakan kelulusan angkatan kedua dengan predikat Diploma 1 (D1) jurusan Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi sebanyak 32 siswa.

Skema pendidikan Program D2 “Teknik Produksi Kendaraan Roda 4” merupakan pengembangan dari program D1. Pembelajaran D1 maupun D2 diawali dengan MKDU (Mata Kuliah Dasar Umum), Keahlian Dasar dan Praktik Lapangan (On the Job Development), Budaya Industri, Karakuri (alat bantu produksi hasil ide putra bangsa yang menggunakan tenaga gravitasi), dan Logistik (logistik internal &Toyota Production System).

Perbedaan antara Program D1 dan D2 terletak pada masa pendidikannya yaitu semua materi tersebut akan dipelajari selama 1 tahun untuk siswa D1, sementara siswa D2 akan menjalani program pemagangan dan tugas akhir selama 1 tahun.

Angkatan ketiga TIA telah selesai diseleksi dan segera akan memulai masa pembelajaran.  Mereka terdiri dari 64 siswa terbaik dari 600 kandidat yang disaring dari 12 provinsi tepatnya dari 30 SMK yang tersebar di 21 kota. Jumlah ini naik dua kali lipat dari angkatan sebelumnya dan terdiri dari 32 siswa D1 jurusan Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi dan 32 siswa D2 jurusan Teknik Produksi Kendaraan Roda 4.

Perkembangan ini sesuai dengan target TIA di awal pendiriannya yaitu menyerap 100-150 peserta didik setiap tahun sehingga dalam 10 tahun mendatang diharapkan dapat mencetak paling sedikit 1.000 tenaga ahli di bidang manufaktur otomotif yang siap terjun ke dunia industri.

“Sejalan dengan Toyota Way “Continuous Improvement,” Toyota Indonesia selalu memberikan perbaikan terus menerus dalam hal pengembangan SDM, salah satunya dengan mencetak tenaga ahli yang mumpuni tidak hanya dari D1 namun kami tingkatkan melalui lulusan D2. Penambahan program studi pada program D2 ini kami harapkan menjadi pendukung akan pemenuhan kebutuhan SDM lokal berkualitas global di Indonesia,” ujar Bob Azam Direktur Administrasi, Corporate, & External Affairs TMMIN.

Fasilitas Pendukung Siswa

Demi terus mengasah dan mendukung kapabilitas siswa saat menempuh pendidikan di bidang manufaktur otomotif, Toyota Indonesia menunjukkan keseriusannya dengan menggelontorkan investasi sebesar Rp 70 milyar hingga tahun 2018. Salah satunya dengan melakukan penambahan area sebesar 1.000 m2. Perluasan gedung TIA tahap kedua yang rampung di bulan Mei 2017 ini memberikan penambahan fasilitas diantaranya gedung lantai 2 yang terdiri dari perpustakaan berisi berbagi buku-buku pendidikan tidak hanya di bidang manufaktur namun juga bidang pelajaran lainnya.

Peningkatan kemampuan siswa didukung pula dengan keberadaan computer & technical drawing (khusus untuk laboratorium komputer) serta dojo karakuri yaitu kelas khusus untuk mempelajari Toyota Production System  hingga logistik internal, dan kantin tambahan untuk memberikan kenyamanan bagi siswa TIA yang meningkat setiap tahunnya.TIA juga menambahkan fasilitas multifunction classroom atau ruang kelas dengan kapasitas maksimal 300 siswa yang difungsikan sebagai auditorium hall.

TIA merupakan aktivitas pengembangan sumber daya manusia terkini yang dilakukan oleh Toyota Indonesia. Dalam 4 tahun terakhir, selain berbagai pelatihan reguler dan kontes keterampilan di tingkat domestik, regional, dan global untuk karyawan, Toyota Indonesia yang terdiri dari TMMIN dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) juga telah mengembangkan dan menjalankan 4 pusat pelatihan dan pendidikan yaitu, Toyota Learning Center (TLC) dan Toyota Technical Center (TTC). Fasilitas-fasilitas ini bertujuan untuk lebih makin mendukung peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan karyawan Toyota Indonesia.

About Gatot Irawan

Check Also

Via Kontes Virtual, Daihatsu Tantang Modifikator

Jakarta, NextID – Daihatsu selalu berusaha mendekatkan diri kepada pelanggan, khususnya  kawula muda melalui berbagai …

Leave a Reply