Saturday , 18 September 2021
Home / Auto / Jaga Jarak Saat Macet di Tanjakan!
Kemacetan panjang menuju tempat wisata wajib diwaspadai agar aman dan nyaman. Ist

Jaga Jarak Saat Macet di Tanjakan!

Jakarta, NextID – Objek pariwisata sering menjadi sasaran wisatawan, baik domestik maupun mancanegara yang ingin rekreasi bersama keluarga terutama saat weekend datang. Jalur-jalur menuju objek wisata kerap dipenuhi oleh kendaraan yang akan menuju ke lokasi wisata. Tak jarang pada jalur-jalur wisata tersebut menimbulkan kemacetan yang panjang karena banyaknya volume mobil yang melintas, sehingga memerlukan waktu berjam-jam untuk menuju ke tempat wisata yang dituju. Sedangkan, kondisi jalan menuju lokasi – lokasi wisata banyak juga yang melewati tanjakan-tanjakan curam. Kemacetan yang terjadi di jalan yang menanjak berbeda perlakuannya dengan kondisi macet di jalan yang datar.

Nah, untuk tips and trick kali ini, AstraWorld membahas mengenai menghadapi macet pada saat berada di jalan yang kondisinya menanjak. Pada kondisi macet di jalan yang menanjak, memerlukan beberapa trik khusus. Salah satunya adalah menjaga jarak yang aman dengan kendaraan di depannya. Dengan menjaga jarak ini, akan banyak mendapatkan keuntungan-keuntungan dari segi keselamatan berkendara antara lain:

Pertama, mempunyai jarak aman untuk menghindari mobil depan yang mundur tiba-tiba karena kurang kuatnya pada saat pengereman ataupun karena kurang mahir dalam memainkan pedal gas-kopling saat kondisi mobil berhenti untuk kemudian jalan lagi.

Kedua, agar mendapatkan ruang yang cukup untuk persiapan ketika sewaktu-waktu kendaraan yang berada di depan anda tiba-tiba mogok atau ada hal lain yang mengakibatkan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Sehingga saat itu juga, kendaraan anda dapat menyalip secara langsung tanpa harus mundur terlebih dahulu.

Ketiga, menghindari penggunaan posisi setengah kopling dalam waktu yang lama. Dengan adanya jarak yang cukup, maka saat berhenti ataupun jalan akan lebih tenang dalam mengatur stop and go sehingga tidak menahan laju kendaraan dengan menginjak kopling setengah.

Kesalahan yang masih sering banyak terjadi adalah seringnya menggunakan posisi setengah kopling saat macet di tanjakan. Hal ini dikarenakan pengendara terlalu khawatir terhadap kejadian di mana kendaraan yang digunakannya mengalami mundur dan menabrak kendaraan yang ada di belakangnya. Padahal teknik paling mudah untuk berhenti tanpa gerak adalah netralkan transmisi dan aktifkan rem parkir. Lalu, saat akan jalan kembali lepas pedal kopling bersamaan dengan melepas hand brake sehingga mobil tidak mundur sedikitpun.

Setelah mobil berjalan, pedal kopling di lepas secara total dengan control kecepatan pada pedal gas, kemudian hindari penggunaan RPM yang tinggi pada saat kecepatan rendah, agar plat kopling tetap terjaga kinerjanya dengan baik. (AstraWorld)

About Gatot Irawan

Check Also

Hah, Suzuki Jimny A/T Kena Recall?

Jakarta, NextID – Tanggung jawab PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) terhadap konsumen adalah komitmen yang …

Leave a Reply