Saturday , 18 September 2021
Home / Auto / Banyak Teknologi Canggih di IMOS 2016
Yang gagah dan menwan dari Honda CBR1000RR Fireblade SP. Ist

Banyak Teknologi Canggih di IMOS 2016

Jakarta, NextID -Pada hari ke-2 ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016, sejumlah peserta pameran memperkenalkan teknologi-teknologi terbaru yang berkaitan dengan sepeda motor dan keselamatan berkendara. Salah satu merek yang peduli terhadap hal ini adalah Bosch, yang telah lebih dari 30 tahun mengembangkan sistem pengereman Antilock Breaking System (ABS) di kendaraan bermotor.

PT Robert Bosch Indonesia menampilkan edisi terbaru perangkat Anti-lock Braking System (ABS) 10 dalam ajang IMOS 2016, di area outdoor Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.  Beberapa jenis sepeda motor, terutama yang berkapasitas mesin besar atau motor sport, sudah dilengkapi dengan teknologi pengereman ABS pada saat ini. Teknologi pengereman ini diklaim dapat meningkatkan keamanan dan juga kenyamanan berkendara.

ABS diharapkan bisa mengurangi tingkat kecelakaan yang melibatkan sepeda motor. Teknologi ABS versi 10 ini dapat ditanamkan pada motor dengan mesin ber-cc kecil. Ukuran ABS ini lebih kecil dari produk sebelumnya, sehingga memang cocok untuk sepeda motor kelas 125 cc seperti bebek dan skutik. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) 36% kecelakaan yang terjadi di Indonesia melibatkan sepeda motor. Hal ini dikuatkan dengan pernyataan dari Bosch, yang menunjukkan ada 21 ribu kecelakaan yang melibatkan sepeda motor terjadi di Indonesia dan Thailand per tahun.

“AISI sangat mendukung penggunaan teknologi ABS. Kami akan melihat lebih dulu kesiapan industri untuk penggunaan ABS di produk-produknya. Jadi jangan membuat regulasi namun produk ABS tidak ada. Mungkin realisasinya pada satu atau dua tahun lagi,” ujar Gunadi Sinduwinata, Ketua Umum Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI).

Teknologi lain yang muncul di IMOS 2016 adalah Blue Core dan Variable Valve Actuation (VVA) sesuai dengan tema tema besar “Sophisticated Technology of Yamaha.” Kedua teknologi tersebut membuat gairah baru bagi pasar motor Indonesia hingga menghadirkan tren baru di kelas skutik.

Inovasi yang terus dilakukan Yamaha dengan melahirkan teknologi terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Blue Core dan VVA adalah jawaban Yamaha yang diterima dengan baik oleh masyarakat. “Kami ingin kembali memperlihatkannya di ajang IMOS agar publik dapat tepat memilih produk yang berkualitas dan berteknologi tinggi,” papar Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Yamaha juga memperkenalkan Yamaha Diagnostic Tools (YDT) versi 3 (F1 Ready Advanced), yang merupakan sistem untuk mendiagnosa performa mesin Yamaha yang telah menggunakan sistem injeksi. YDT terbaru ini memiliki sejumlah keunggulan. Salah satunya sudah terhubung secara online dengan Yamaha pusat Indonesia. “Jadi semua histori penggunaan mesin terekam melalui sistem online,” papar Muhammad Abidin, GM Aftersales Service & Motorsport YIMM.

Smart Key System

Fitur teknologi baru yang bisa ditemukan dari motor Yamaha adalah Smart Key System (SKS). Fitur SKS yang hadir pada varian tertinggi Aerox 155VVA, yang memungkinkan pemilik motor tak perlu lagi memasukkan anak kunci untuk mengunci dan menyalakan motor. YIMM hanya menyediakan sebuah remote yang berfungsi untuk mengakses alarm, dan sensor akan aktif mendeteksi remote. Begitu remote terdeteksi, pemilik bisa membuka kunci setang dan menyalakan motor lewat tuas yang terdapat di bawah setang. Teknologi ini terbilang baru di industri motor tanah air. Di ajang IMOS 2016, ada dua motor yang diluncurkan dengan teknologi terbaru ini, yakni Aerox 155VVA dan Suzuki GSX-R 150.

Sementara PT Astra Honda Motor (AHM) mengusung teknologi terbaru throttle by wire pada CBR1000RR Fireblade. Teknologi ini menjaga performa tetap optimal di semua putaran mesin. Pada kompresi 13:1 saja mobor ini bisa menghasilkan tenaga 190 daya kuda. Fitur kerselamatan baru lainnya adalah 5-axis Inertial Measurement Unit (IMU) untuk membaca semua gerakan motor, sehingga bisa disematkan teknologi terkini seperti slide control, lift control, bahkan cornering ABS.

Di ajang IMOS 2016, juga akan digelar MOTOFEST atau Motorcycle Festival yang mewadahi berbagai komunitas penggemar sepeda motor di Indonesia. Berlokasi di area outdoor IMOS 2016, acara ini bakal digelar pada Sabtu-Minggu (5-6/11) dan terbuka untuk semua klub atau komunitas motor yang berafiliasi pada anggota AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) maupun APM (Agen Pemegang Merek) sepeda motor non-AISI.

About Gatot Irawan

Check Also

Hah, Suzuki Jimny A/T Kena Recall?

Jakarta, NextID – Tanggung jawab PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) terhadap konsumen adalah komitmen yang …

Leave a Reply