Wednesday , 22 September 2021
Home / Auto / Langkah Jitu Mengganti Baterai Mobil

Langkah Jitu Mengganti Baterai Mobil

Jakarta, NextID – Baterai pada mobil atau sering di sebut accu adalah sumber arus utama pada mobil yang bertugas untuk men-supply aliran listrik. Kelistrikan yang di-supply adalah lampu-lampu, dinamo starter dan komponen kelistrikan lainnya. Pada saat mesin mati, baterai juga bertugas untuk menyimpan arus listrik sampai mesin dihidupkan kembali.

Jika mesin hidup, baterai justru mendapatkan pengisian dari alternator (dinamo ampere), jadi tegangan listrik yang ada di baterai akan selalu tersedia. Apabila baterai sedang bermasalah, biasanya mobil tidak bisa distarter dan lampu-lampu kerap menjadi redup.

Untuk usia pemakaian baterai, rata-rata 1,5 – 2 tahun dalam kondisi normal. Namun, jika baterai pernah kehabisan air, maka usia pemakaian baterai dapat lebih cepat dari kondisi normal. Sebelum mengganti baterai, kenali spesifikasi baterai terlebih dahulu.

Kemudian, untuk melihat spesifikasi baterai anda dapat melihat pada bagian atas dekat tutup baterai. Misal, untuk kode baterai Toyota Avanza adalah 34B19R, dengan adanya kode ini pihak bengkel atau toko spare part biasanya langsung tahu jenis-jenis aki yang dibutuhkan.

Dengan mengenali spesifikasi aki melalui kode tersebut, kemungkinan salah pada pembelian aki bisa diminimalkan, hal ini bisa juga untuk menghemat waktu dibandingkan harus bolak balik ataupun harus membawa contohnya.

Pada baterai dengan tipe basah, sebelum dipasang sebaiknya isi air baterai dahulu dengan accu zuur sampai batas level maksimal. Kemudian diamkan dahulu sebelum dipasang, sambil menunggu proses pelepasan baterai yang akan diganti. Untuk mengganti baterai kering atau disebut juga MF (Maintenance Free) sudah tidak perlu mengisi air baterai, karena jenis baterai seperti ini memang dibuat tanpa harus ada action khusus.

Jadi begitu baterai jenis ini dipasang, langsung dapat digunakan tanpa ada perawatan khusus selama penggunaannya. Sedangkan, untuk usia pemakaian baterai kering dan basah tidak jauh beda.

Proses penggantian baterai pada mobil dirasa cukup mudah. Yang pertama kali harus dilakukan adalah memutar kunci kontak pada posisi Off / mati untuk menghindari masalah pada ECU (Electronic Control Unit). Lalu dilanjutkan dengan melepaskan terminal negatif dahulu lalu melepas terminal positif (warna merah) pada baterai.

Setelah itu, lepas bracket (pengikat) pada baterai maka baterai sudah dalam keadaan bebas, tinggal dikeluarkan dari dudukannya saja. Pada saat mengangkat baterai untuk dikeluarkan dari dudukannya, pastikan dahulu tidak ada kabel yang masih menyangkut pada baterai. Perlu diingat juga bahwa pada saat mengangkat jenis baterai basah, jangan sampai miring agar air didalam baterai tidak tumpah.

Untuk pemasangan baterainya, pastikan dahulu posisi kiri dan kanannya harus sesuai. Setelah baterai sudah masuk pada dudukannya, pasang bracket sampai kencang. Lalu dilanjutkan dengan pemasangan terminal baterai, saat memasang baterai dilakukan pada terminal positif dahulu kemudian diikuti dengan pemasangan terminal negatif.

Untuk pemasangan jangan sampai terbalik, kabel positif  ke positif (merah) pada baterai dan kabel negatif (warna hitam) ke terminal baterai negatif . Setelah terpasang dan dipastikan tidak terbalik lalu kencangkan baut pengikatnya. Maka baterai baru tersebut sudah siap digunakan, lalu coba tes kelistrikan dari lampu-lampu dahulu kemudian distarter.

Walaupun tidak semua orang mau dan bisa melakukan hal ini tetapi jika sewaktu-waktu diperlukan ataupun ada orang lain yang mengganti baterai anda sudah mengetahui hal-hal penting yang perlu dilakukan. Siap ya..? (AstraWorld)

About Gatot Irawan

Check Also

All New Honda BR-V Makin Canggih dan Keren!

Jakarta, NextID – PT Honda Prospect Motor (HPM) memperkenalkan All New Honda BR-V generasi kedua …

Leave a Reply