Thursday , 23 September 2021
Home / Auto / KTB Optimistis di 2016
Imam Choeru Cahya, Head of MMC Sales Group KTB menjelaskan optimismenya atas pasar otomotif di 2016. Ist

KTB Optimistis di 2016

Jakarta, NextID – Kondisi ekonomi Indonesia tahun 2015 yang mengalami perlambatan yang antara lain disebabkan kenaikan suku bunga dan fluktuasi nilai tukar rupiah, mengakibatkan kondisi pasar otomotif nasional turun 14%. “Di tengah kondisi tersebut PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), berhasil menjaga segment share kendaraannya, baik di kelas kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga ringan,” sebut Hisashi Ishimaki, President Director KTB, di sela acara media gathering baru-baru ini.

Keberhasilan KTB dalam menjaga segment share pada situasi sulit tersebut, menurutnya, menguatkan komitmen KTB untuk terus memperkuat posisi di segmen kendaraan penumpang Indonesia. “Kondisi pasar kendaraan penumpang dan niaga ringan pada yang diperkirakan masih dalam kondisi stagnan pada 2016 tidak menyurutkan usaha dan target, bahkan membuat KTB semakin fokus dan optimis dalam meningkatkan penjualan di segmen ini,” tandasnya.

Performa Penjualan
Merujuk data penjualan retail sales Gaikindo tahun 2015, kendaraan penumpang Mitsubishi mencatatkan penurunan penjualan sebanyak 11,9% menjadi 20.371 unit dikarenakan permintaan pasar secara keseluruhan yang mengalami penurunan. Meskipun demikian, Imam Choeru Cahya, Head of MMC Sales Group KTB menjelaskan, masing-masing model kendaraan penumpang Mitsubishi mampu meningkatkan pangsa pasarnya di tengah turunnya permintaan di masing-masing kelas.

Rincian penjualan dipaparkannya dari kelas kendaraan penumpang.
a. Mitsubishi Mirage
Dibanding tahun lalu, pasar di kelas City Car A mengalami penurunan sebanyak 21,7%, dari 45.570 unit menjadi 35.683 unit. Namun, Mitsubishi Mirage berhasil meningkatkan pangsa pasarnya, dari 13,7% menjadi 17,4% dengan angka penjualan 6.199 unit di tahun 2015.

b. Mitsubishi Outlander Sport
Terjadi anomali di pasar di kelas Medium SUV 4X2>2000cc, yang mengalami kenaikan sebanyak 18,9%, dari 13.467 unit menjadi 16.018 unit. Sedangkan pangsa pasar Mitsubishi Outlander Sport pada term ini terjadi penurunan, dari 32,4% menjadi 16,1% dengan angka penjualan 2.574 unit di tahun 2015.

c. Mitsubishi Pajero Sport
– Pajero Sport 4×4: Pada pasar kelas medium 4×4 terjadi penurunan penjualan dari 3.000 unit di 2014 menjadi 2.400 unit di tahun 2015, yang juga mempengaruhi total penjualan Pajero Sport 4×4 dari 1.714 pada 2014 menjadi 1.388 di 2015. Pajero Sport berhasil mempertahankan posisi sebagai market leader di kelas SUV 4×4 dengan pangsa pasar 58,5%.
– Pajero Sport 4×2: di tahun 2015 pasar Medium SUV mengalami penurunan dari 39.500 unit pada 2014 menjadi 38.800 unit pada 2015. Hal tersebut otomatis mempengaruhi penurunan penjualan Pajero Sport 4×2 dari 10.700 unit menjadi 9.800 unit pada 2015, dengan pangsa pasar 25,3%.

d. Mitsubishi Delica
Segmen MPV high turun 8,2% di Tahun 2015, namun pangsa pasar Mitsubishi Delica berhasil naik hingga 7,1% dari 82 unit menjadi 420 unit.

e. Mitsubishi Triton
Di tahun 2015, kelas Small Pick Up 4X4 kembali mengalami penurunan pasar, yakni 0,3% dikarenakan belum membaiknya sektor pertambangan. Namun, Mitsubishi Triton berhasil meningkatkan market share di kelas Small Pick Up 4X4 dari 46% menjadi 52% dengan total penjualan 7.125 unit dan berhasil mempertahankan posisi market leader di kelasnya. (tot)

Manajemen KTB tatap muka dan menjawab pertanyaan pada acara media gathering baru-baru ini di Jakarta.  Ist
Manajemen KTB tatap muka dan menjawab pertanyaan pada acara media gathering baru-baru ini di Jakarta. Ist

About Gatot Irawan

Check Also

Bus Hino RN 285 Tangguh di Trans Jawa?

Jakarta, NextID – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sebagai pemain utama dalam transportasi darat …

Leave a Reply