Tuesday , 22 June 2021
Home / LifeStyle / Tren Pusat Belanja 2016: Fashion Jadi Titik Berat

Tren Pusat Belanja 2016: Fashion Jadi Titik Berat

Jakarta, NextID – Pusat belanja di Indonesia akan lebih mengembangkan fashion sebagai tren kedepan. Fashion ini bukan hanya untuk para kalangan atas, namun kalangan menengah ke bawah pun akan merasakan tren fashion ini. Fashion di Indonesia sedang berkembang dengan pesat, begitu juga produk-produk ikutannya seperti manik-manik, anting, gelang dan sebagainya.

“Saya rasa inilah tren mal di Indonesia ke depan. Fashion akan menjadi titik berat dalam menarik pengunjung,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Handaka Santosa dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (18/1). Ini sekaligus memperkenalkan hasil-hasil Rapat Kerja Nasional APPBI dan Munas APPBI yang diadakan 18-19 Januari 2016.

“Kami juga mendorong para desainer lokal untuk memamerkan karyanya di pusat belanja, sekaligus kami dorong produk fashion untuk ekspor. Pusat belanja akan menjadi etalase yang bagus. Kita akan mengelola keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung agar tenang berbelanja di pusat belanja,” kata Handaka.

Handaka menjelaskan, “Keberadaan pusat belanja sebagai salah satu gerbang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dengan lengkapnya ketersediaan seluruh barang baik lokal atau impor yang dibutuhkan dan diminati, sehingga menjadi daya tarik konsumen lokal untuk tidak belanja diluar negeri, bahkan akan menarik turis asing untuk berbelanja di indonesia,”

Sementara itu, peristiwa aksi teror di kawasan Sarinah, beberapa waktu lalu, sempat berdampak pada menurunnya minat masyarakat data ke pusat perbelanjaan. Angka penjualan sempat seret seusai peristiwa itu terjadi. “Ada penurunan penjualan 20%-30% di hari pertama tepat saat peristiwa terjadi,” ujar Handaka.

Dewan Pimpinan Pusat APPBI menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah nasional (Munas), serta menetapkan sejumlah kebijakan organisasi, agar dapat terlaksana secara terpadu dan berkelanjutan. APPBI juga akan mempercepat sertifikasi untuk pekerja mal. Ini untuk menjaga kualitas dan pelayanan sehingga para pekerja domestik bisa bersaing menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

About Job Palar

Check Also

‘Wonder Women’ – Pantang Menyerah!

Jakarta, NextID – Merebak berita Bali menjadi salah satu provinsi yang terpuruk perekonomiannya di kala …

Leave a Reply