Thursday , 24 June 2021
Home / LifeStyle / Saatnya Ekonomi Berbasis Kreatif Makin Mandiri
SINERGI SENI DAN BISNIS-Dari kiri, Presiden Direktur Ciputra Artpreneur Rina Ciputra Sastrawinata, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, sutradara Mirwan Suwarso, perancang busana Sally Koeswanto , dan musisi Erwin Gutawa berbagi pengalaman soal sinergi seni dan bisnis di Ciputra Artpreneur, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Saatnya Ekonomi Berbasis Kreatif Makin Mandiri

Dunia seni dan kreasi di Indonesia berkembang pesat, tidak hanya dalam kreativitas karya, tetapi juga dari sisi pengembangan bisnis pekerja seni. Perkembangan ini menunjukkan bahwa pekerja seni yang berhasil memadukan seni dan entrepreneurship secara kreatif dapat mencapai kemandirian ekonomi. Kemandirian ini pun dapat menopang kesejahteraan hidup dan keberlangsungan kegiatan berkarya.
Dalam rangka mendorong kesadaran para pelaku seni akan pentingnya segi entrepreneurship dalam berkarya, Ciputra Artpreneur bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf,  sutradara dan produser teater dan film Indonesia Mirwan Suwarso, perancang busana Sally Koeswanto , dan musisi dan komposer Indonesia Erwin Gutawa, berbagi pengalaman dan informasi mengenai pentingnya sinergi seni dan bisnis dalam mencapai kemandirian ekonomi berbasis seni.
Triawan Munaf mengatakan “Konsep ekonomi kreatif memberikan kesadaran bagi para pelaku seni bahwa penggabungan nilai seni dan bisnis merupakan alat utama untuk mencapai kemandirian ekonomi berbasis seni. Pelaku dan pekerja seni Indonesia perlu menyadari bahwa saat ini industri kreatif dapat menjadi sumber utama mata pencaharian, bukan sekedar hobi.”
Ciputra Artpreneur sendiri hadir sebagai upaya mengemban misi edukatif memadukan seni dan entrepreneurship. Konsep Artpreneur, yakni penggabungan Seni and Entrepreneruship, mendorong pelaku seni untuk menjadi lebih proaktif dalam eksplorasi kreativitas bagi usaha mereka.
Presiden Direktur Ciputra Artpreneur Rina Ciputra Sastrawinata,menjelaskan, “Ciputra Artpreneur merupakan wadah yang memberikan dukungan bagi para pengusaha seni. Para pelaku seni harus teredukasi secara dini mengenai pentingnya pencapaian nilai ekonomi untuk memastikan berkelanjutan karya. ”
Sutradara dan produser teater dan film Indonesia Mirwan Suwarso mengatakan,”Salah satu kunci sukses seni yang menjual adalah melihat dan menghitung peluang yang ada. Setiap pementasan pagelaran, kita harusnya menghitung pangsa pasar dan kira-kira berapa harga tiket yang akan diumumkan, lalu jumlahnya. Semua itu bisa dihitung apakah secara ekonomi bagus atau tidak.”
Sementara itu, Erwin Gutawa sebagai seorang musisi mengatakan.”Kita jangan ragu mengambil peluang dalam berkesenian. Kalau kita diberi kesempatan untuk mengerjakan sesuatu proyek seni, kita harus melakukan yang terbaik. Dengan demikian, orang akan menghormati kita.”
Menanggapi ini, Rina menyampaikan, “Ciputra Artpreneur menyediakan diri sebagai tempat di mana para pelaku seni dapat mewujudkan bentuk kreasinya yang terbaik dan tetap mengedepankan konsep bisnis yang sesuai. Harapan kami, kehadiran Ciputra Artpreneur dapat memacu pekerja seni menjadi lebih kreatif secara karya dan bisnis sehingga dunia seni bisa menjadi pilihan karir bagi masyarakat Indonesia yang kaya akan kreativitas. “

About Job Palar

Check Also

‘Wonder Women’ – Pantang Menyerah!

Jakarta, NextID – Merebak berita Bali menjadi salah satu provinsi yang terpuruk perekonomiannya di kala …

Leave a Reply