Home / LifeStyle / Leisure / Corp / Pertamina Ajak Konsumen Cek Takaran Bahan Bakar
TAKARAN BBM-Senior Sales Executive Retail PT Pertamina Awan Raharjo, didampingi Asisten Manager Brand Communication, PT. Pertamina (Persero) Muhammad Resa (belakang), memperlihatkan cara kerja bejana tera yang memastikan tepatnya takaran literan bahan bakar minyak di SPBU Pertamina di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pertamina Ajak Konsumen Cek Takaran Bahan Bakar

PT Pertamina (Persero) lewat slogan “Pasti PAS” berupaya menjaga kepercayaan publik dengan menjamin takaran yang diberikan saat konsumen membeli bahan bakar telah tepat. Demi kepuasan pelayanan, konsumen pun dipersilahkan mengajukan pengecekan kuantitatif dan kualitatif langsung di tempat bila dirasa perlu.

“Konsumen pun dipersilahkan meminta pengecekan kuantitatif dan kualitatif langsung di tempat bila dirasa perlu. Setiap SPBU Pertamina telah dilengkapi dengan mesin tera yang merupakan alat untuk menstandarisasi pengukuran dari Dinas Metrologi serta sebagai alat untuk pengecekan ketepatan,” kata Asisten Manager Brand Communication, PT. Pertamina (Persero), Muhammad Resa, saat mengajak awak media mengecek kualitas takaran di SPBU di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain itu, konsumen juga berhak mengajukan uji kualitas yang merupakan pengujian kualitas BBM untuk memastikan kesesuaian masa jenis dan suhu jenis bahan bakar yang disimpan dan dijual di SPBU.

Takaran dianggap benar bila BBM yang keluar dari nozzle memenuji bejana tepat sesuai dengan jumlah yang diminta atau masih dalam batas toleransi yang ditetapkan Dinas Metrologi. “Pasti PAS” memberlakukan batas toleransi kelebihan/kekurangan takaran lebih ketat dari Dinas Metrologi, yaitu maksimal 0.03 liter (30 ml) per 10 liter atau hanya sebanyak 2 sendok makan. Sementara itu, Dinas Metrologi memperlakukan batas toleransi kelebihan/kekurangan sebesar 0.05 liter (50 ml) per 10 liter.

“Di setiap selang juga terdapat nozzle (gagang di ujung selang) yang mempunyai pengaturan kecepatan aliran BBM yang keluar dimana salah satu fungsinya untuk memastikan bahan bakar yang diisi tidak luber. Pengaturan kecepatan aliran BBM tersebut tidak mempengaruhi jumlah BBM yang diterima konsumen dan setiap kecepatan aliran pada nozzle telah diukur oleh Dinas Metrologi,” kata Resa lagi.

Keterangan Resa ini juga menepis anggapan bahwa menekan-nekan nozzle berulang-ulang, seperti yang kita sering lihat dilakukan petugas SPBU, akan merugikan konsumen. Resa memastikan tindakan itu bukan untuk melakukan kecurangan penghitungan jumlah bensin, namun hanya untuk memastikan bahan bakar tidak luber.

Jaminan yang diberikan kepada konsumen ini telah diterapkan di seluruh channel distribusi, khususnya yang berinteraksi langsung dengan konsumen, yaitu SPBU baik yang dimiliki langsung oleh Pertamina yang berkode 31 atau pun yang dikelola mitra bisnisnya yang berkode 34 (untuk Jakarta dan sekitarnya).

Pada kesempatan itu, berbagai pengetahuan yang diberikan langsung ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang benar kepada rekan media dan blogger yang hadir sehingga mereka dapat menyampaikannya kembali kepada para pembaca mereka agar mengurangi keraguan dan menjawab beberapa pertanyaan yang mungkin timbul.

About Job Palar

Check Also

FKG Universitas Moestopo Lantik 93 Dokter Gigi Baru

Jakarta, NextID – Upacara Angkat Sumpah Dokter Gigi Baru Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. …

Leave a Reply