Tuesday , 21 September 2021
Home / LifeStyle / Ekonomi Melemah, Pengunjung Mall Tetap “Tumpah-Ruah”

Ekonomi Melemah, Pengunjung Mall Tetap “Tumpah-Ruah”

Nilai dolar AS terhadap rupiah memang telah menembus angka Rp 14.600 per 1 dolar AS, semua barang berbasis impor pasti terkena imbas kenaikan. Jika melihat indikator ekonomi mungkin memang terasa “mengerikan”. Harga-harga naik, gelombang pemutusan hubungan kerja mengancam, dst.

Namun, kehidupan di kota-kota besar seperti Jakarta seperti menganut paham “kehidupan harus terus berlanjut”. Pusat-pusat kegiatan ekonomi tetap ramai.

Pusat belanja pun terus berkegiatan, malah terasa seperti makin keras berusaha untuk berpromosi. Jadilah kita melihat, bagaimana mal atau pusat belanja tetap penuh entah pagi, siang, sore atau malam. Meski harus diteliti lebih lanjut apakah penuhnya pengunjung berbanding lurus dengan naiknya transaksi belanja di tenant-tenant dalam mal.

CEO Mall Emporium dan Baywalk Mall Pluit Ellen Hidayat saat diwawancarai beberapa waktu lalu memang mengakui, secara umum bisnis retail memang sedang lesu seiring dengan daya beli masyarakat yang juga menurun.

“Namun, kita sebagai pengusaha kan tidak bisa berpangku tangan. Kita tetap harus bergerak dan berusaha menarik pengunjung datang dan syukur-syukur berbelanja di mal,” kata Ellen yang juga Ketua Harian Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) untuk wilayah DKI Jakarta.

Usaha untuk membetot perhatian pengunjung inilah juga yang membuat Lippo Mall Kemang tetap mengadakan perhelatan besar saat mereka merayakan ulang tahun berdirinya mall. Tema “Splendour” diangkat oleh Lippo Mall Kemang.
Mall Director Lippo Mall Kemang Anderson Chong, “ Selama 3 tahun kami melayani pengunjung eksklusif kami, maka kami pun menghadirkan 3 acara spektakuler, yang diselenggarakan selama 3 hari, di 3 tempat.”

Anderson Chong kepada pers, Sabtu (26/9) juga menjelaskan ini sebagai salah satu wujud apresiasi kepada seluruh pengunjung yang tetap memenuhi mall. “Kami berharap Lippo Mall Kemang menjadi tempat belanja kebutuhan keluarga dan menjadi lokasi yang ideal bagi kegiatan- kegiatan komunitas,” kata Anderson.

Gelaran “ 3 Years of Splendour ” dari Lippo Mall Village memang menampilkann konser Rossa, sekaligus pengunjung yang hadir diperlihatkan tampilan busana dari karya perancang busana ternama Ivan Gunawan dan Tri Handoko. Rossa tampil dengan diringi sejumlah penari dari UDW dancer, membuat panggung yang disiapkan dengan desain mewah pada gelaran ini, menjadikan koreografer apik dari Wawan tampil meriah di panggung.

Panggung pun dibuat tanpa sekat, runway langsung menjulur di lantai atrium pusat belanja, yang hadir bisa siapa saja tanpa perlu ada undangan-undangan khusus. Alhasil, pengunjung tumpah-ruah di tengah mall.

Berbagai pusat belanja juga terus mengembangkan kegiatan mereka, dan seolah tak terpengaruh dengan kondisi harga saat ini semakin mahal. Pengunjung pun tetap memenuhi mal-mal di Ibu Kota dan sekitarnya. Jalan-jalan ke mall memang menjadi hiburan keluarga tersendiri.

“Mall memang harus terus mengadakan acara. Bagaimanapun bukan kami juga sebagai pengelola mall yang diuntungkan jika saat ada acara lalu pengunjung penuh. Tenant-tenant atau penyewa gerai yang lebih diuntungkan karena dengan begitu, pembeli potensial tetap datang ke gerai mereka,” kata Ellen.

About Job Palar

Check Also

Soft Launching Cafe Dangdut New York!

Jakarta, NextID – Pada Jumat (3/9/2021) telah diresmikan soft launching Cafe Dangdut New York. Bertempat …

Leave a Reply